17 September 2020, 13:20 WIB

Kebijakan Anies Bawa Jenazah Sekda Ke Balai Kota Dikritik


RO/Micom | Megapolitan

TINDAKAN Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang membawa jenazah Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah ke Balai Kota dikritik. Apalagi Saefullah meninggal karena terjangkit virus korona (covid-19).

Pengamat kebijakan publik yang juga Ketua Forum Warga Kota Jakarta (Fakta) Azas Tigor Nainggolan mempertanyakan keputusan Anies yang membawa ambulans jenazah pasien covid-19 ke tengah-tengah kerumunan orang. Padahal sesuai protokol jenazah langsung membawa ke tempat pemakaman umum (TPU).

"Jika memang ingin memberi penghormatan terakhir, kenapa tidak Anies Baswedan sebagai Gubernur Jakarta yang datang menghampiri jenazah almarhum ke rumah sakit," kata Tigor dalam keterangan resminya, Kamis (17/9). 

Tigor menilai cara Anies meminta membawa jenazah Saefullah mencerminkan kesombongan seorang atasan terhadap bawahannya. Tindakan Anies dinilai membahayakan bawahannya, bahkan Balai Kota bisa menjadi klaster baru penyebaran covid-19.

"Perilaku kesombongan Anies Baswedan sebagai atasan terhadap bawahannya ini sangat membahayakan menyebarkan covid-19 dan melanggar hukum. Sikap ini juga membuktikan bahwa Anies Baswedan tidak peduli dan tidak memiliki komitmen melindungi warga Jakarta," tegasnya.

Anies, kata Tigor, sebagai Gubernur Jakarta hanya menjadikan masa pandemi covid-19 ini sebagai panggung kekuasaan, termasuk panggung pencitraan. Dia meminta Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menegur tindakan Anies karena melanggar protokol kesehatan, melanggar hukum dan membahayakan rakyat.

"Juga memerintahkan semua yang hadir di Balai Kota tadi untuk diperiksa dan diwajibkan karantina dua minggu di rumah sakit seperti yang dikatakan Anies Baswedan saat menetapkan Jakarta kembali ke PSBB awal pada hari Minggu 13 September 2020," tegas dia.

Sebelumnya, Anies dan jajaran SKPD yang berkantor di Balai Kota DKI termasuk Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Saefullah. Mobil jenazah dihadirkan di halaman Balai Kota.(J-1) 

BERITA TERKAIT