17 September 2020, 12:16 WIB

AS Berencana Distribusikan Vaksin Covid-19 Gratis


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

PEMERINTAHAN Donald Trump merilis strategi untuk distribusi vaksin covid-19 berfokus pada peluncuran vaksin gratis.

Rencana yang dirumuskan oleh Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS), Pentagon, dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menjabarkan rencana distribusi yang diusulkan untuk para pemimpin negara bagian, lokal, teritorial, dan suku sebelum finalisasi vaksinasi.

Tujuannya, untuk memastikan vaksin diberikan tanpa biaya kepada distributor dan gratis untuk pasien, menurut salah satu dokumen yang dikeluarkan oleh lembaga tersebut.

Rencana itu berfokus pada tiga fase. Rangkaian pertama berfokus pada kelompok populasi kritis yang belum diidentifikasi. Sementara kelompok potensial yang diidentifikasi oleh departemen termasuk pekerja kesehatan garis depan, pekerja esensial, dan kelompok berisiko tinggi.

Baca juga:  Negara Kaya Sudah Kuasai Separuh Pasokan Vaksin Covid-19

Ketika volume vaksin yang tersedia meningkat, fase kedua akan dimulai dengan penekanan pada memastikan akses yang luas melalui mitra komersial dan swasta, dan tingkat inokulasi yang tinggi untuk individu yang paling rentan terhadap covid-19.

Kelompok tersebut termasuk penderita hipertensi, diabetes, dan kondisi pernapasan.

Pada fase tiga vaksinasi terbuka akan dimulai ketika pasokan mulai melebihi administrasi, dan upaya akan memastikan kelebihan pasokan ditangani dengan benar untuk memastikan tidak terbuang percuma.

Rencana tersebut dibuat fleksibel agar yurisdiksi dapat merespons skenario yang berubah saat distribusi dimulai.

“Sebagai bagian dari Operation Warp Speed, kami telah meletakkan dasar selama berbulan-bulan untuk mendistribusikan dan mengelola vaksin covid-19 yang aman dan efektif segera setelah memenuhi standar emas FDA,” kata Sekretaris HHS Alex Azar.

Operation Warp Speed adalah program pengembangan vaksin intradepartemen pemerintah.

“Kerja perencanaan yang mendalam dan sepanjang waktu dengan negara bagian dan mitra lokal kami serta organisasi komunitas tepercaya, terutama melalui CDC, akan memastikan warga AS dapat menerima vaksin yang aman dan efektif dalam waktu singkat,” imbuhnya.

Peluncuran strategi tersebut dilakukan setelah Presiden Donald Trump mengklaim vaksin bisa siap dalam waktu empat minggu.

"Pengembangan vaksin bergerak dengan cepat dan aman!" kata Trump di Twitter.(Hym/OL-5)

BERITA TERKAIT