17 September 2020, 12:07 WIB

Razia Masker di Medan-Binjai-Deliserdang Diperpanjang


Yoseph Pencawan | Nusantara

PATROLI bersama penegakan protokol kesehatan di Kota Medan, Kota Binjai dan Kabupaten Deliserdang akan dilanjutkan hingga 9 Desember 2020 untuk terus menekan penularan virus korona di Sumatra Utara. Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penangangan (GTTP) Covid-19 Sumut Arsyad Lubis mengatakan, waktu pelaksanaan patroli penegakan protokol kesehatan di Kota Medan, Kota Binjai dan Kabupaten Deliserdang (Mebidang) akan diperpanjang seiring dengan evaluasi terhadap kegiatan tersebut.

"Patroli kawasan Mebidang yang telah berlangsung satu bulan akan dilanjutkan hingga 9 Desember 2020," kata Arsyad Lubis, Kamis (17/8).

Pada 14 Agustus 2020 lalu Pemkot Medan dan Binjai serta Pemkab Deliserdang menjalin kerja sama optimalisasi percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di kawasan Mebidang. Kerja sama ini untuk menyinkronisasi program dan kegiatan gugus tugas ketiga kabupaten/kota tersebut dengan gugus tugas provinsi.

Dengan kerja sama itu mereka secara terpadu mengerahkan personel, menyiapkan material prosedur dan anggaran untuk mencegah dan menanggulangi wabah Covid-19.
Dan salah satu implementasi dari kerja sama ini adalah razia masker dalam patroli bersama penegakan protokol kesehatan yang melibatkan juga personel TNI dan Polri.

Perpanjangan waktu dilakukan karena hingga kini penularan virus korona dinilai belum menurun siginifikan. Per tanggal 14 September 2020 kasus konfirmasi positif di Sumut sebanyak 8.465 orang dengan kasus sembuh 5.105 dan mereka yang sedang dalam perawatan/isolasi mandiri 3.004 orang. Per 13 September 2020, kawasan Mebidang mendominasi penyebaran konfirmasi positif di Sumut hingga 73,36%.

baca juga: 4 Anggota DPRD DIY Positif Korona, Gedung DPRD Didekontaminasi

Sedangkan persentase angka kesembuhan di Sumut sebesar 60%, nasional 71% dan dunia 65%. Sejauh ini tim gabungan telah melaksanakan razia masker di berbagai lokasi
di kawasan Mebidang. Razia dilakukan di tempat-tempat keramaian, seperti pusat perbelanjaan dan hiburan, serta di persimpangan jalan dan permukiman
padat penduduk.(OL-3)
 

BERITA TERKAIT