17 September 2020, 11:29 WIB

Ditutup 3 Hari, Blok G Balai Kota Disemprot Disinfektan


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

BLOK G Gedung Balai Kota DKI Jakarta, hari ini, Kamis (17/9), ditutup untuk tiga hari ke depan setelah adanya pejabat eselon 2 yang positif covid-19 dan beberapa pejabat lainnya tengah menunggu hasil tes swab.

Sementara dilakukan penutupan, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh Gedung Blok G hari ini.

"Siap, betul, hari ini, Kamis (17/9), Blok G Balai Kota pukul 09.00 WIB akan dilakukan penyemprotan desinfektan, demikian infonya," kata Humas Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Mulat Wijayanto saat dikonfirmasi Media Indonesia, Kamis (17/9).

Baca juga: Pegawai Positif Covid-19, Pemkot Jaksel Tutup Kantor 2 Hari

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dalam konferensi pers, mengatakan Gedung Blok G Balai Kota akan ditutup selama tiga hari mulai hari ini, Kamis (17/9).

Penutupan dilakukan setelah dua pejabat dinyatakan positif covid-19 yakni Kepala Bagian Hukum dan Asisten Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Catur Laswanto.

Penutupan ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Gubernur No 88 tahun 2020.

Sebelumnya, kemarin, Rabu (16/9), Sekda DKI Jakarta Saefullah meninggal akibat covid-19. Saefullah gagal berjuang melawan covid-19 yang menyerang tubuhnya karena memiliki penyakit penyerta seperti jantung dan asam lambung.

Saefullah dimakamkan di makam keluarga di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara dekat dengan kediaman pribadinya.

"Besok, Gedung G Balai Kota akan ditutup. Tapi ini bukan karena Pak Saefullah wafat, tetapi karena ada dua pejabat yang positif covid-19. Lalu masih ada beberapa di antaranya yang menunggu hasil. Seperti kata Pergub 88 kalau ada yang terpapar covid, bukan hanya satu lantai yang ditutup, tapi seluruh gedung akan ditutup," kata Anies, kemarin. (OL-1)

BERITA TERKAIT