17 September 2020, 11:19 WIB

Pegawai Positif Covid-19, Pemkot Jaksel Tutup Kantor 2 Hari


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PEMERINTAH Kota Jakarta Selatan memutuskan memberlakukan kerja dari rumah atau 'work from home' pada hari ini dan besok.

Hal itu diketahui berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Kota Jakarta Selatan Nomor 44/SE/2020 tentang Pelaksanaan Bekerja Dari Rumah (Work From Home) Bagi ASN Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Lingkungan Kantor Pemkot Jaksel Gedung Blok A, B, dan C.

Dokumen itu ditandatangani Sekretaris Kota Jaksel Munjirin pada 16 September 2020.

Keputusan WFH di seluruh gedung kantor Pemkot Jaksel yang berlokasi di Jalan Prapanca, Petogogan, Jakarta Selatan ini disebabkan ada pegawai yang positif covid-19.

Baca juga: Ada PSBB Jilid II, Warga DKI Disebut Butuh BLT

Dalam SE itu, Munjirin menyebut keputusan menetapkan WFH diambil berdasarkan pasal 9 ayat 2 huruf f Peraturan Gubernur No 88 tahun 2020 dan perkembangan sejumlah ASN yang terpapar covid-19 di lingkungan Gedung Kantor Administrasi Kota Jaksel yakni di Blok A, B, dan C.

Kepala Unit Perangkat Daerah yang berada di lingkungan Gedung Administrasi Kota Jaksel wajib memberlakukan WFH bagi pegawainya.

Pegawai yang bekerja dari rumah harus benar-benar berada di rumah, tidak keluar kota, pulang kampung, atau berlibur.

Pegawai juga wajib menyampaikan laporan yang telah dilaksanakan melalui sistem e-kinerja pada hari yang berkenaan.

Waktu bekerja minimal 7 jam 30 menit dan dibuktikan dengan aplikasi real time sesuai yang digunakan dan disetujui masing-masing kepala unit.

Presensi dibuktikan dua kali sehari yakni saat mulai bekerja dan saat selesai bekerja. (OL-1)

BERITA TERKAIT