17 September 2020, 11:15 WIB

Pemko Banjarmasin Hapus Aturan Pemakaian Air Minimal 10 Kubik


Denny Susanto | Nusantara

SETELAH  berulangkali menuai protes warga, Pemerintah Kota Banjarmasin akhirnya menghapus kebijakan tagihan pemakaian air minimal 10 meter kubik per bulan kepada masyarakat pelanggan. Distribusi air bersih PDAM Bandarmasih Banjarmasin mulai terganggu akibat kemarau. Penghapusan kebijakan pukul rata konsumsi air masyarakat minimal 10 meter kubik ini diambil setelah Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menggelar pertemuan bersama Direksi PDAM Bandarmasih dan Dewan Pengawas PDAM. 
Banyak pihak mengapresiasi kebijakan ini tetapi banyak pula yang menilai kebijakan ini berkaitan dengan suksesi serta Pilkada karena Ibnu Sina kembali maju sebagai petahana.
        
"Pemko mengambil keputusan untuk mencabut kebijakan pemberlakuan pemakaian air minimum 10 kubik untuk pelanggan," tutur Wali Kota Ibnu Sina, Kamis (17/9). 

Kebijakan ini dikatakan Ibnu juga mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi virus korona  karena daya beli masyarakat menurun.
Kebijakan pengenaan tarif untuk pemakaian minimum 10 meter kubik ini sudah diterapkan sejak 2017. Setiap pelanggan PDAM Bandarmasih minimal harus membayar Rp60 ribu meski pemakaian airnya kurang dari 10 meter kubik. Saat diberlakukan kebijakan ini disebut untuk menekan kerugian dialami PDAM akibat tingginya tingkat kebocoran air.

Ibnu Sina berharap kebijakan itu bisa memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat karena nantinya pembayaran pemakaian air sesuai dengan jumlah pemakaian tiap bulan.
Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Yudha Achmadi mengatakan pencabutan kebijakan pengenaan pemakaian air minimum 10 kubik ini sudah melalui kajian dan diharapkan tidak mengganggu kinerja perusahaan.

baca juga: Hama Wereng Serang Tanaman Padi Siap Panen

Kebijakan ini juga merupakan tindak lanjut imbauan pemerintah pusat agar pemerintah daerah mengambil kebijakan untuk mendorong stimulus ekonomi serta mengurangi beban masyarakat terutama dalam lingkup layanan dasar. Pantauan Media, saat ini distribusi air bersih PDAM Bandarmasih Banjarmasin mulai mengalami gangguan akibat pengaruh musim kemarau. Sumber air baku PDAM Bandarmasih berasal dari Sungai Martapura dan irigasi waduk Riam Kanan. (OL-3)

BERITA TERKAIT