17 September 2020, 07:55 WIB

BPIP Sebut Selama Pandemi Implementasi Pancasila Meningkat


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

KONDISI rumit seperti saat ini, pandemi covid-19 memunculkan dampak positif, khususnya mengenai peningkatan pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila. Wujud yang banyak tampak di tengah masyarakat yakni maraknya gotong-royong.

"Saat pandemi covid-19 ini, masyarakat sudah banyak menerapkan nilai-nilai Pancasila seperti gotong-royong," kata Wakil Ketua Badan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono kepada wartawan saat membuka seminar nasional di Universitas Muria Kudus (UMK) degan tajuk Penanaman Nilai-nilai Pancasila Mencegah Sikap Intoleransi dan Paham Radikalisme pada Generasi Milinial, dalam keterangan resmi, Kamis (17/9).

Acara itu juga dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, cendikiawan dan pejabat daerah lainnya di wilayah Kudus. Tidak hanya itu, pejabat BPIP juga menghadiri acara tersebut di antaranya Deputi Hukum dan Advokasi BPIP Ani Purwanti, Kepala Biro Hukum dan Organisasi BPIP Rano Surahno dan Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP M Akbar Hadi Prabowo.

Baca juga: Banyak Hak Buruh Migran tidak Terlindungi

Hariyono menjelaskan gotong-royong yang dilakukan masyarakat itu merupakan bukti implementasi nilai-nilai Pancasila. Budaya saling tolong membantu masyarakat dalam penanggulangan virus korona.

"Tidak ada pada saat menolong ditanya terlebih dahulu etnisnya, agamanya apa, kan tidak," jelasnya.

Hariyono juga menilai kearifan lokal yang dimiliki Indonesia merupakan dasar penguatan Pancasila. Karena, menurutnya, kearifan lokal yang beragam di Indonesia merupakan kekayaan budaya yang mengandung kebijakan dan pandangan hidup.

"Untuk mengamankan Pancasila bisa digali dari berbagai hal dalam masyarakat, salah satunya kearfial lokal," pungkasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT