17 September 2020, 06:09 WIB

Ridwan Kamil Siapkan RS Rujukan


BY/Medcom/J-1 | Megapolitan

GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan pihaknya tengah menyiapkan rumah sakit rujukan untuk mengantisipasi lonjakan pasien covid-19. Meski secara umum masih mencukupi, dia mengakui perlu kewaspadaan mengingat kasus yang terus bertambah di wilayahnya terutama di Bogor, Depok, dan, Bekasi (Bodebek).

Emil menjelaskan ketersediaan ruang perawatan dan isolasi pasien positif covid-19 rumah sakit rujukan di wilayah Bodebek menurun seiring bertambahnya kasus terkonfirmasi positif. Pihaknya pun tengah mematangkan opsi rujukan pasien antarkabupa ten/ kota sehingga pasien covid-19 dapat ditangani dengan cepat.

“Di Bodebek yang paling mengkhawatirkan. Seperti di Kota Depok, keterisian rumah sakitnya terus bertambah,” kata Emil di Bandung, kemarin.

Menurutnya, daerah di sekitar Depok masih memiliki ke - tersediaan ruang perawatan yang cukup.

“Di Kabupaten Bogor, kondisi masih sangat terkendali karena masih di bawah 40% (tingkat keterisian rumah sakit),” katanya.

Oleh karena itu, perlu digagas sebuah kebersamaan baru dalam penanganan covid-19 ini. Salah satunya dengan menerima pasien dari daerah lain.

“Misalnya, Depok kewalahan, Kabupaten Bogor bisa menerima pasien KTP Depok. Atas nama kemanusiaan, kami terus berkoordinasi untuk fasilitas kesehatan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Tower 5 Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, sudah terisi 40% dari kapasitas maksimal 1.700 pasien. Tower 5 dikhususkan sebagai tempat isolasi mandiri orang tanpa gejala (OTG) covid-19.

Kepala Pusat Kesehatan TNI, Mayjen TNI Tugas Ratmono mengatakan kapasitas Tower 5 masih tersedia sehingga pasien OTG bisa dibawa ke Wisma Atlet untuk menjalani isolasi mandiri.

Sementara itu, Koordinator Operasional RSD Wisma Atlet Kolonel Ckm Stefanus Dony mengatakan Tower 6 dan 7 sudah terisi sekitar 60% dari kapasitas maksimal 2.614. Kedua tower dikhususkan merawat pasien covid-19 dengan gejala ringan dan sedang.

Dony menyebut Tower 4 direncanakan sebagai tempat isolasi mandiri pasien OTG. Namun, saat ini Tower 4 masih dipoles. (BY/Medcom/J-1)

BERITA TERKAIT