16 September 2020, 19:54 WIB

Tak Pakai Masker ke Pasar, Pedagang dan Pengunjung akan Diusir 


M Taufan SP Bustan | Nusantara

PEDAGANG dan pengunjung yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di sejumlah pasar Palu, Sulawesi Tengah, akan diusir. Aturan ini sesuai dengan instruksi wali kota setempat.  

Sejak beberapa hari terakhir, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu telah menyosialisasikan Peraturan Wali Kota (Perwali) Palu Nomor 19 Tahun 2020 tentang penerapan Protokol Covid-19 di sejumlah pasar tradisional. 

Dalam perwali itu, ada beberapa imbauan untuk pedagang dan pengunjung yakni wajib menerapkan protokol kesehatan saat berada di pasar.  

"Salah satunya diwajibkan menggunakan masker," kata Kepala Bidang Pasar Disperindag Palu, Gunawan, Rabu (16/9).

Menurutnya, selain diwajibkan memakai masker, pedagang dan pengunjung juga wajib menjaga jarak pada saat bertransaksi serta mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah beraktivitas. Selain itu, pedagang juga patut menjaga kebersihan tempatnya berjualan.  

"Dalam perwali ini juga ada sanksinya. Bagi pedagang atau pengunjung yang melanggar, kami akan mengeluarkannya dari lokasi pasar," tegas Gunawan.

Baca juga: Panglima dan Kapolri Pimpin Aksi Basos Peduli Covid-19 di Palu

Ia menambahkan, sosialisasi perwali yang melibatkan pihak terkait seperti TNI dan Polri ini akan dilakukan di 10 pasar tradisional lainnya yang ada di Palu.  

"Tujuan dari penerapan perwali ini untuk mencegah penyebaran virus korona. Sehingga korona bisa benar-benar tidak mewabah lagi di Palu," tutur Gunawan.  

Salah satu pengunjung Pasar Tradisional Inpres Manonda Palu Nur Hayati mengaku senang perwali ini diterapkan di pasar. Menurutnya, dengan pemberlakuan perwali, pengunjung bisa lebih nyaman saat melakukan transaksi di pasar.

"Kalau semua menerapkan protokol kesehatan yang enak kan kita semua. Jangan seperti sebelumnya, banyak pedagang atau pengunjung yang abai protokol kesehatan," ujar Nur.(OL-5) 
 

BERITA TERKAIT