16 September 2020, 16:19 WIB

BKPM: Investasi Semester I Dalam dan Luar Pulau Jawa Berimbang


M. Iqbal Al Machmudi | Ekonomi

KEPALA Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan realisasi  investasi pada semester I 2020 merata di dalam maupun luar Pulau Jawa.

Pada semester I 2020 realisasi investasi sekitar Rp402,6 triliun yang terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 195,6 triliun atau 48,6%, dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp 207 triliun atau 51,4%.

"Kemudian investasi ini udah mulai mendekati investasi berkualitas. Dalam dan luar Pulau Jawa udah mulai berimbang," kata Bahlil saat webinar Transforming Indonesia into Asia's next supply chain hub yang diadakan HSBC Economic Forum, Rabu (16/9).

Dirinya menjelaskan bahwa realisasi investasi di Pulau Jawa sebanyak Rp208,9 triliun atau 51,9% dan di luar Pulau Jawa Rp193,7 triliun atau 48,1%.

Baca juga : Rantai Pasok Global Guncang, Indonesia Tujuan Investasi Baru

"Data ini memperlihatkan para investor melirik gak hanya di Jawa tapi juga luar Jawa. Lima tahun kemarin Jokowi-JK bangun infrastruktur masif, itu instrumen awal bagaimana para investor menarik untuk investasi di daerah," jelasnya.

Menurut Bahlil, Indonesia mulai dilirik karena salah satu negara yang tidak menerapkan kebijakan proteksionisme atau kebijakan ekonomi yang mengetatkan perdagangan antarnegara.

Dari kebijakan tersebut bisa menekan angka perekonomian sehingga menghalangi aktivitas investasi masuk ke negaranya.

"Artinya apa, kepercaaan inevstor dari semua negara khususnya 5 negara terbesar seperti Tiongkok, Jepang Korea Selatan itu kemudian anggap Indonesia jadi tujuan negara yang positif," pungkasnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT