16 September 2020, 14:25 WIB

Klaster Keluarga Mulai Terjadi di Banyumas


Lilik Darmawan | Nusantara

KLASTER keluarga mulai terjadi di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng). Dalam satu keluarga, seluruh anggota yang berjumlah delapan orang dinyatakan positif. Oleh karena itu, warga Banyumas harus melakukan antisipasi.

Bupati Banyumas Achmad Husein meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai klaster keluarga. Seperti yang terjadi di Kelurahan Rejasari, Kecamatan Purwokerto Barat, ada satu keluarga yang dinyatakan positif covid-19. Awalnya bermula dari seorang ibu yang lantas menular ke suami, dua anak dan empat cucu.

"Ibu tersebut meninggal dunia," kata Bupati pada Rabu (16/9).

Baca juga: Emil: Empat Kota di Jabar Zona Merah Covid, Klaster Keluarga Naik

Dijelaskan oleh Bupati, dengan adanya klaster keluarga tersebut, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk waspada.

"Patuhi protokol kesehatan secara ketat agar tidak muncul klaster serupa di Banyumas. Misalnya, setiap keluar rumah harus mengenakan masker, sebab di luar juga masih terdapat mereka yang tidak bergejala," ujarnya.

Bupati juga meminta kepada warga yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit bawaan harus berhati-hati.

"Anggota keluarga yang komorbid atau ada penyakit bawaan harus dijaga. Karena orang-orang yang rentan cukup berisiko," tuturnya.

Sampai Rabu (16/9), kasus positif di Banyumas sebanyak 367 kasus, 301 di antaranya sembuh dan 9 lainnya meninggal dunia. Pasien yang masih  dirawat sampai saat ini sebanyak 57 orang.(OL-5)
 

BERITA TERKAIT