16 September 2020, 13:50 WIB

Dunia Kehilangan 100 Juta Hektare Hutan, Termasuk Indonesia


Haufan Hasyim Salengke | Humaniora

DUNIA telah kehilangan hampir 100 juta hektare hutan dalam dua dekade, menandai penurunan yang stabil meskipun pada kecepatan yang lebih lambat dari sebelumnya.

Hal itu terungkap dalam sebuah laporan badan PBB, Selasa (15/9). Proporsi hutan terhadap total area lahan turun dari 31,9% pada 2000 menjadi 31,2% pada 2020, sekarang menjadi sekitar 4,1 miliar hektare, menurut Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO).

Baca juga: Baksos Teledentistry Universitas Airlangga

"Ini menandai hilangnya hampir 100 juta hektare hutan dunia," ujar FAO.

Deforestasi telah melanda Afrika sub-Sahara dan Asia Tenggara yang sangat parah, yang telah meningkat pesat dalam dekade terakhir, tetapi juga Amerika Latin dan Tengah, yang tetap melambat. Hutan ditebang terutama untuk membuka lahan untuk pertanian atau hewan ternak, terutama di negara kurang berkembang.

Di Asia Tenggara, hutan sekarang menutupi 47,8% dari daratan dibandingkan dengan 49% pada 2015. Di sub-Sahara Afrika, hutan mencakup 27,8% dibandingkan dengan 28,7% lima tahun lalu.

Di Indonesia 50,9%, turun dari 52,5%. Di Malaysia 58,2%, turun dari 59,2% lima tahun lalu.

Sebuah negara yang sangat fokus pada pertanian seperti Pantai Gading telah mengalami penurunan hutan menjadi 8,9% dari total luas lahan dari 10,7% pada 2015. Kenya, Mali dan Rwanda sebagian besar telah bertahan terhadap hilangnya hutan.

Di Amerika Latin dan Tengah, hutan hanya mencakup 46,7% dari total daratan, dibandingkan dengan 47,4% pada lima tahun lalu.

Di Brasil, area hutan menurun menjadi 59,4% dari wilayah negara pada 2020 dari 60,3% pada 2015. Di Haiti, deforestasi terus berlanjut--turun menjadi 12,6% dari total luas daratan dari 13,2% pada 2015.

Sebaliknya, di banyak bagian Asia, Eropa, dan Amerika Utara, luas hutan telah meningkat atau tetap sama dalam lima tahun terakhir dengan kebijakan untuk memulihkan hutan dan memungkinkan hutan berkembang secara alami.

Di Tiongkok, hutan mencapai 23,3%, naik dari 22,3% pada 2015. Di Jepang, jumlahnya 68,4%, sama seperti lima tahun lalu.

Di Prancis, hutan mencakup 31,5% lahan pada 2020, naik dari 30,7% pada 2015. Di Italia, hutan mencakup 32,5% dari wilayah nasional, naik dari 31,6% pada lima tahun lalu.

Di Inggris, luasnya mencapai 13,2%, naik dari 13% lima tahun lalu.

Di Kanada, tidak berubah di 38,2%, dan di Amerika Serikat, tidak berubah di 33,9%.

Di Australia angkanya meningkat dari 17,3 menjadi 17,4% dan di Selandia Baru dari 37,4% menjadi 37,6% selama lima tahun. (AFP/OL-6)

BERITA TERKAIT