16 September 2020, 13:02 WIB

Pemerintah Brasil Nyatakan Dukungan untuk Neymar


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

PEMERINTAH Brasil, Selasa (15/9), menyatakan dukungan untuk Neymar setelah penyerang itu diganjar kartu merah karena berkelahi di laga Ligue 1.

Bintang Paris Saint-Germain itu terancam hukuman dari komisi disiplin sepak bola Prancis karena menampar bek Marseille Alvaro Gonzales menjelang akhir laga yang berakhir dengan kekalahan 0-1 PSG, Minggu (13/9).

Neymar beralasan Gonzales menyebutnya monyet. Gonzales membantah tudingan Neymar itu.

Namun, di Brasil, kementerian yang bertanggung jawab soal HAM menegaskan mereka membela Neymar.

Baca juga: Lyon Tersungkur di Markas Montpellier

"Dalam kasus rasisme yang kembali terjadi di sepak bola, Kementerian Perempuan, Keluarga, dan HAM Brasil menyatakan solidaritas dengan Neymar Jr," tegas kementerian itu. "Rasisme adalah kejahatan."

Pernyataan itu dilansir setelah Presiden Brasil Jair Bolsonaro, Senin (14/9), me-retweet pernyataan Neymar soal insiden itu.

Neymar menampar belakan kepala Gonzales menjelang akhir laga pada Minggu (13/9) yang berujung perkelahian massal dan lima pemain diganjar kartu merah, termasuk Neymar.

Neymar terancam skorsing, begitu juga Gonzales jika ternyata tudingan Neymar itu benar. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT