16 September 2020, 11:16 WIB

Anggaran Pembangunan Jalan Temitabuan-Sesna Rp3,8 Miliar


Martinus Solo | Nusantara

UNTUK memenuhi hak dasar masyarakat dan memperlancar aktivitas mereka di Kota Teminabuan, ibu kota Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat, pemkab setempat membangun infrastruktur jalan Teminabuan-Sesna senilai Rp3,8 miliar. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sorong Selatan, Alfius Way mengatakan kegiatan pembuatan jalan dikerjakan oleh PT Pasela Jaya. 

"Terkait pembangunan peningkatan ruas jalan Teminabuan-Sesna yang sedang dikerjakan oleh rekanan PT Pasela Jaya. Saat ini telah dilakukan melalui mekanisme dan prosedur, melalui pengadaan barang dan jasa. Hal ini terjadi karena pertolongan Tuhan," jelas Alfius Way, Rabu (16/9).

Dijelaskan, pekerjaan peningkatan ruas jalan tersebut yang sedang dikerjakan saat ini menelan anggaran sebesar Rp3,8 miliar. Untuk capaian kerja efektif sendiri 600 meter untuk ruas jalan kiri dan 600 meter untuk ruas jalan kanan. Sehingga total ruas jalan yang akan dikerjakan pada Kampung Keyen 1,200 meter.

"Capaian yang sama pun akan dikerjakan di dalam Kota Teminabuan yakni titik star dimulai dari SMP Negeri 2 Teminabuan hingga Kampung Wermit. Sehingga total ruas jalan yang akan diselesaikan dalam tahun ini 2,4 km," jelasnya. 

Baginya pekerjaan saat ini sebagai bentuk dan langkah pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR dalam peningkatan ruas jalan dari 25 persen menjadi 30 hingga 40 persen di tahun depan.

"Peningkatan ruas jalan ini agar akses ekonomi di  Sorong Selatan baik rumah sakit, serta sentra publik lainnya dapat terlayani dengan baik. PAD di Kabupaten Sorong Selatan bisa dapat meningkat demi kesejahteraan di daerah ini," kata Alfius.

baca juga: Petani di Flotim Mulai Kesulitan Air untuk Irigasi

Terkait waktu pelaksanaan kegiatan peningkatan ruas jalan tersebut ditargetkan selama dua minggu asalkan didukung cuaca yang baik. Jika cuacanya tidak mendukung
maka waktunya akan mengalami perubahan. Untuk volume pekerjaan ruas jalan ini lebar badan jalan kiri dan kanan 7 meter, ditambah bahu jalan satu meter yang akan digunakan sebagai trotoar sehingga lebar badan jalan kiri kanan mencapai 14 meter.

"Material yang digunakan saat ini di ambil dari HRS pusat produksi AMPnya yang terletak di Kampung Mlabolo, Distrik Dalkma, Kabupaten Sorong Selatan. Untuk jarak tempuh dari AMP sendiri mencapai 40 Km. Kualitas jalan yang dikerjakan saat ini adalah kualitas nomor satu dan masuk dalam standar nasional," pungkasnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT