16 September 2020, 03:45 WIB

Hasil Belanja Memuaskan


Akmal Fauzi | Sepak Bola

CHELSEA berhasil mendapatkan poin penuh di akhir pertandingan melawan Brighton dalam laga pekan pertama Liga Primer Inggris, kemarin WIB.

Tiga gol dicetak Jorginho, Reece James, dan Kurt Zouma di pertandingan yang berlangsung di The American Express Community Stadium itu. Sebaliknya, gol tunggal tuan rumah diciptakan Leandro Trossard.

Di penampilan perdana awal musim ini, the Blues hanya menurunkan dua dari enam pemain baru mereka, yaitu Timo Werner dan Kai Havertz. Meski mereka tidak menyumbangkan gol, pelatih Chelsea Frank Lampard memuji penampilan keduanya.

Werner terlihat bermain lebih baik. Dia menjadi kreator tendangan penalti yang didapatkan Chelsea. “Saya suka cara Timo Werner muncul dari berbagai daerah. Dia bukan seorang penyerang yang sangat dekat dengan bek tengah,” tambahnya.

Sebaliknya, Havertz tidak terlalu mencuri perhatian. Namun, Lampard menilai kualitasnya akan makin berkembang di masa depan. Lampard cukup maklum jika skuadnya belum bisa memberikan penampilan terbaik mereka. Walau memiliki banyak peluru baru, semua orang pasti paham bahwa dibutuhkan waktu agar setiap pemain bisa padu.

“Saya pikir kami baik-baik saja. Saya menyukai etos kerja. Jika Anda menganalisis fakta bahwa kami telah bersama sebagai tim selama empat hari, sulit untuk mengharapkan segalanya berjalan lancar pada hari pertama,” jelasnya.

Penampilan Chelsea seperti diketahui paling ditunggu di Liga Primer setelah Lampard sukses mendatangkan pemain yang jadi bidikan klub-klub ternama. Selain Werner dan Havertz, Chelsea saat ini diperkuat Thiago Silva, Hakim Ziyech, Ben Chilwell, dan Malang Sarr.


Dukung Neymar

Paris Saint-Germain (PSG) mendukung penuh Neymar ihwal kasus rasial yang menimpanya saat bermain melawan Marseille, Senin (14/9) dini hari.

Neymar menuduh bek Marseille Alvaro Gonzales melakukan pelecehan rasial kepadanya. Lewat akun media sosial, Neymar menuding Alvaro sudah menyebutnya ‘monyet’.

Hal itu yang membuat Neymar memukul kepala Alvaro saat terjadi kerumunan buntut dari pelanggaran Dario Benedetto ke Leandro Paredes. ‘Paris Saint-Germain sangat mendukung Neymar Jr yang disebut menjadi sasaran pelecehan rasial oleh pemain lawan. 

Klub menyatakan kembali bahwa tidak ada tempat untuk rasialisme di masyarakat, di sepak bola, atau dalam hidup kita, dan meminta semua orang untuk berbicara menentang semua bentuk rasialisme di seluruh dunia’, tulis pernyataan PSG.

“Selama lebih dari 15 tahun, klub telah berkomitmen kuat untuk memerangi segala bentuk diskriminasi bersama mitra kami, yakni SOS Racisme, Licra, dan Sportitude,” lanjutnya.

Laga PSG kontra Marseille berakhir dengan dikeluarkannya lima kartu merah dari kantong celana wasit. Tiga untuk pemain PSG dan dua untuk pemain Marseille. Neymar termasuk dalam tiga pemain PSG yang diganjar kartu merah. (Skysports/R-3)


 

BERITA TERKAIT