15 September 2020, 18:45 WIB

Ribuan Warga Indramayu Terjaring Razia Protokol Kesehatan


Nurul Hidayah | Nusantara

SEDIKITNYA 3.235 warga Indramayu terjaring operasi yustisi pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan. Sanksi  pun diberikan bagi pelanggar.

Operasi yustisi pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan dilakukan serentak di berbagai titik jalan umum dan strategis di wilayah Kecamatan Indramayu. Selain itu, titik-titik keramaian juga menjadi sasaran operasi.

Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi Inpres No 06 tahun 2020 dan Perbup Indramayu Nomor 45 tahun 2020. Tujuannya agar masyarakat selalu disiplin memakai masker saat beraktivitas keluar rumah.

"Semoga bisa mencegah dan mengendalikan penyebaran covid-19 di Kabupaten Indramayu," ungkap Suhermanto, Selasa (15/9).

Dari hasil razia, petugas gabungan berhasil menjaring 3.235 warga yang tidak menggunakan masker. Warga yang tidak memakai masker rata-rata mengaku lupa, bahkan ada juga yang mengatakan tidak memiliki masker.

Sanksi akhirnya diberikan mulai dari sanksi ringan, sedang hingga berat. Dari 3.235 pelanggar, sebanyak 2.360 orang diberi sanksi ringan berupa teguran lisan, 315 orang sanksi sedang yaitu penjaminan kartu identitas dan 546 orang diberikan sanksi  berupa kerja sosial.

"Ada pula 14 orang yang diberikan sanksi berat berupa denda administrasi," ungkap Suhermanto.

Nilai denda paling tinggi Rp100 ribu dan dari 14 orang yang diberi sanksi berat terkumpul denda sebesar Rp645 ribu. Sanksi yang diberikan untuk warga yang tidak menggunakan masker sudah sesuai dengan Perbup Indramayu No:45/2020.

Selain diberikan sanksi, pelanggar juga dibagikan masker dengna tujuan agar mereka lebih disiplin lagi dalam penggunaan masker. (OL-13)

Baca Juga: Upaya Pencegahan Masif Turunkan Kejadian Karhutla

BERITA TERKAIT