15 September 2020, 18:41 WIB

Isolasi Pasien Covid-19 Pakai Hotel, Menkeu: Anggaran dari PEN


M. Ilham Ramadhan Avisena | Humaniora

PEMERINTAH menggunakan sejumlah hotel bintang dua dan tiga untuk menambah fasilitas isolasi covid-19. Khususnya bagi pasien dengan gejala ringan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut anggaran yang digunakan pemerintah untuk menampung pasien covid-19 di hotel berasal dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Dalam hal ini, dana yang sudah dialokasikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yakni sebesar Rp3,5 triliun. Dana tersebut digunakan untuk membiayai pasien covid-19 yang menjalani isolasi di hotel.

Baca juga: Menkeu: Realisasi Dana PEN Lebih Cepat dengan Program Eksisting

“Anggaran yang dialokasikan Rp3,5 triliun untuk BNPB, tentu termasuk untuk antisipasi. Kemungkinan penggunaannya untuk hotel isolasi pasien,” jelas Ani, sapaan akrabnya, dalam konferensi pers virtual, Selasa (15/9).

Selain digunakan untuk membayar hotel, lanjut dia, dana PEN yang ada di BNPB juga dialokasikan untuk penambahan kapasitas Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran.

Baca juga: Pemerintah Sebaiknya Jadikan Hotel Swasta untuk Tempat Karantina

“Sekarang ini kita lihat penggunaan maksimal. Termasuk beberapa yang sudah ditetapkan pemerintah. Seperti, gedung pelatihan yang saat ini digunakan untuk isolasi pasien,” imbuh Bendahara Negara.

Ani menegaskan terpenting ialah pertanggungjawaban dari pelaksanaan anggaran untuk penanganan pandemi covid-19. Menurutnya, setiap kementerian atau lembaga (K/L) harus mempersiapkan dengan optimal untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi anggaran.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT