15 September 2020, 18:07 WIB

Luhut Minta Kepala Daerah Tegas Tindak Pelanggar PSBB


Insi Nantika Jelita | Humaniora

KEPALA daerah dengan kasus covid-19 tinggi diminta jangan segan untuk bersikap keras terhadap penerapan protokol kesehatan yang ada di daerahnya. Hal itu disampaikan oleh Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

"Saya ingin seluruh pimpinan daerah tidak segan mengambil kebijakan dan tindakan yang tegas dan keras untuk mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan, guna mencegah jumlah kasus yg terus bertambah," ungkap Luhut dalam akun instagram @luhut.pandjaitan, Jakarta, Selasa (15/9).

Diperintahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo, Luhut bersama Kepala Badan Nasional Pengendalian Bencana (BNPB) Doni Monardo diminta menurunkan kasus covid-19 di delapan provinsi dengan kasus tertinggi.

Kedelapan provinsi tersebut adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Bali, Sumatera Utara.

Luhut juga menegaskan, gubernur di delapan provinsi untuk mengkaji aturan pembatasan sosial secara ketat.

"Untuk itu saya minta kepada masing-masing daerah agar mengkaji peraturan pembatasan sosial secara ketat, sehingga tidak ada kegiatan yang melibatkan keramaian dan melakukan pembubaran kerumunan pada jam waktu tertentu," imbuh Luhut.

Menurutnya, penerapan protokol kesehatan tidak bisa ditawar-tawar lagi dan menjadi sebuah keharusan warga untuk patuh terhadap kebijakan tersebut. Hal itu, katanya, semata untuk menekan laju covid-19.

"Protokol kesehatan ini bukan lagi sebuah himbauan, melainkan sebuah kewajiban yang harus diterapkan selama beberapa bulan ke depan," pungkasnya. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT