15 September 2020, 17:51 WIB

Kemampuan SDM Pertanian Ditingkatkan demi Kesejahteraan Petani


Mediaindonesia.com | Ekonomi

MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo berharap petugas penyuluh pertanian pendamping IPDMIP (Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program) memiliki keterampilan dan pengetahuan yang memadai.

Baca juga: Mentan: IPDMIP Tingkatkan Produktivitas Lahan Pertanian

Terkait hal itu, Kementerian Pertanian menggelar pelatihan dasar fasilitasi rantai nilai di Balai Pelatihan Penyuluhan Pertanian Martapura Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, pada 14-17 September 2020.

“Penyuluh dan petani harus menyerap ilmu yang ada di pelatihan tersebut. Mereka juga harus bisa mengimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari di lahan pertanian," kata Syahrul dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (15/9/2020).

IPDMIP, kata dia, bertujuan untuk meningkatkan produksi dan juga kesejahteraan petani. Menurut dia, para petugas penyuluh tidak bisa tidak harus memiliki keterampilan dan pengetahuan yang memadai agar akses pelayanan dan pemasaran di daerah tersebut dapat terpenuhi.

"Pelatihan dasar fasilitasi rantai nilai bertujuan untuk meningkatkan akses pelayanan dan pemasaran di daerah irigasi proyek IPDMIP," ucapnya.

Pelatihan dasar fasilitasi rantai nilai di Ogan Komering Ulu dikuti oleh 78 peserta, terdiri dari 14 staf Dinas Pertanian, 20 penyuluh pertanian (PNS THL-TBPP), dan 28 pimpinan BPP dari 7 kabupaten pelaksana kegiatan IPDMIP (Banyuasin, Empat Lawang, Lahat, Muara Enim, Musi Banyuasin, Musi Rawas dan OKU Selatan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi berharap kegiatan tersebut dapat berjalan secara baik. Dia juga sepakat agar kualitas dan kemampuan SDM pertanian harus ditingkatkan.

"Pembangunan pertanian harus diawali dari pembangunan SDM pertanian, baik itu petani, penyuluh, petani milenial, poktan (kelompok tani) dan gapoktan (gabungan kelompok tani),” kata Dedi.

Baca juga: Sekolah Lapang IPDMIP Dipantau Kadistan Tulang Bawang

Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumatara Selatan Antoni Alam mengharapkan peserta pelatihan mengikuti pelatihan ini secara serius agar setelah selesai mengikuti pelatihan dan kembali ke wilayahnya dapat mendampingi petani.

“Dengan demikian sasaran IPDMIP untuk meningkatkan pendapatan petani di wilayah irigasi dapat tercapai,” katanya. (RO/A-3)

BERITA TERKAIT