15 September 2020, 17:04 WIB

Pelatihan Kepemimpinan Lewat Daring Jadi Solusi saat Pandemi


Wisnu AS | Humaniora

PELATIHAN daring (online) menjadi opsi yang paling tepat ketika dunia dilanda pandemi covid-19. Pasalnya, pembatasan segala aktivitas bisnis membuat berbagai jadwal pelatihan yang sudah diagendakan harus batal demi mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Trainer profesional bersertifikasi BNSP Poernama Prijatna mengatakan, perusahaan selalu membutuhkan pelatihan meski tengah dilanda pandemi. Terbukti, ia mampu mengundang klien maupun publik untuk mendapatkan pengalaman online training melalui video converence seperti ZOOM.

Baca juga: KTB Kembali Gelar Training Bersertifikat bagi Para Guru SMK

"Sesi online training tanpa mengurangi esensi dari sebuah pelatihan dapat berjalan dengan baik. Kontrak dengan klien yang tertunda dan dibatalkan mampu terjalin kembali," ujar pemilik akun Instagram @poernamaprijatna itu di Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Untuk diketahui, Poernama Prijatna sudah tersertifikasi sebagai coach dari metacoach foundation yang diuji langsung oleh sang pendiri L Michael Hall. Poernama  juga seorang penulis buku leadership TEAM IN YOU yang diterbitkan oleh penerbit terkemuka.

"Biaya pelatihan melalui online lebih ekonomis karena tidak memerlukan biaya tambahan MICE (biaya hotel dan akomodasi). Khusus untuk saya, dapatkan penawaran bundling dengan mengikuti pelatihan sekaligus mendapatkan buku," tegas dia.

Poernama menambahkan, untuk memberikan online training, seorang trainer harus mampu memberikan energi dan performa yang terbaik, di antaranya yaitu saat membawakan pelatihan. Trainer juga perlu memperhatikan kualitas video, tata cahaya, dan audio.

Baca juga: Unpam dan Daikin Kembangkan Training Center

"Selain tampilan, perlu dibangun interaksi dengan peserta. Tujuan utama dari pelatihan online ialah trainer harus mampu memfasilitasi peserta mendapatkan sebuah kemampuan baru yang bisa menjadi solusi atas masalah yang dihadapi oleh mereka," imbuhnya.

Poernama menegaskan, seberapapun hebatnya sebuah online training yang diberikan, baik dari kualitas audio, video, dan tata cahaya, namun bila tidak menjadi solusi bagi masalah peserta akan menjadi percuma saja. (RO/A-3)

BERITA TERKAIT