15 September 2020, 16:42 WIB

30 Calon Hakim MA Lolos Seleksi Kualitas


Siti Yona Hukmana | Politik dan Hukum

SEBANYAK 30 Calon Hakim (Cakim) Agung Kamar Tata Usaha Negara (TUN) khusus Pajak, Cakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Mahkamah Agung (MA), dan Cakim Ad Hoc Hubungan Industrial pada MA 2020 lolos seleksi kualitas. Ke-30 Cakim itu akan menjalani seleksi kesehatan dan kepribadian pada minggu ke-3 Oktober 2020.

"Rinciannya empat orang untuk Cakim Agung Kamar TUN khusus Pajak, 16 orang Cakim Ad Hoc Tipikor di MA dan 10 orang Cakim Ad Hoc Hubungan Industrial di MA," kata Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Komisi Yudisial (KY) Aidul Fitriciada Azhari dalam konferensi pers daring, Selasa (15/9).

Aidul mengatakan keempat Cakim Agung Kamar TUN khusus Pajak berjenis kelamin laki-laki. Tingkat pendidikannya sama-sama doktor.

"Jabatan hakim dua dan advokasi dua," ujar Aidul.

Sebelumnya, enam Cakim Agung Kamar TUN khusus Pajak lolos seleksi tahap I atau seleksi administrasi. Dua di antaranya tidak lolos seleksi kualitas atau seleksi tahap II.

Kemudian 16 orang Cakim Ad Hoc Tipikor di MA terdiri dari 12 laki-laki dan empat orang perempuan. Berlatar belakang pendidikan doktor empat orang, magister 10 orang dan sarjana dua orang.

"Jabatan hakim 15 orang dan satu orang pengacara," ucap Aidul.

Baca juga : KPK : Waspadai Modus Calo LHKPN

Sebelumnya 76 Cakim Ad Hoc Tipikor lolos seleksi administrasi. Sebanyak 60 orang tidak lolos seleksi kualitas. Terakhir, 10 orang Cakim Ad Hoc Hubungan Industrial di MA terdiri dari delapan laki-laki dan dua perempuan. Berlatar belakang pendidikan doktor dua, magister tujuh orang dan sarjana satu orang.

Aidul mengatakan empat peserta yang lolos berasal dari usulan Apindo. Sementara enam lainnya dari Serikat Pekerja atau Buruh.

"Jabatan hakim lima orang, pengacara dan akademisi masing-masing satu orang dan lainnya tiga orang. Lainnya ini bisa bekerja di pabrik atau perusahaan," ungkap Aidul.

Sebelumnya 35 Cakim Ad Hoc Hubungan Industrial lolos seleksi administrasi. Sebanyak 25 di antaranya gagal pada seleksi kualitas. Aidul mengatan ke-30 peserta yang lolos seleksi kualitas itu wajib mengikuti seleksi tahap III atau seleksi kesehatan dan kepribadian. Mereka yang tidak mengikuti ujian dinyatakan gugur.

"Kita minta peserta seleksi mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu keberhasilan atau kelulusan dalam proses seleksi," tutur Aidul. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT