15 September 2020, 15:53 WIB

Masyarakat Desa Wisata Wae Rebo Giat Terapkan Protokol Kesehatan


Mediaindonesia.com | Nusantara

MASYARAKAT Kampung Wae Rebo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, sangat antusias menyambut pelaksanaan Gerakan Bersih, Indah, Sehat, Aman (BISA), yang berlangsung selama dua hari yakni pada tanggal 13- 14 September 2020.

Kepala Divisi Amenitas dan Daya Tarik Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) Farhan Riyandi pun mengucapkan terima kasih atas partisipasi warga setempat. Menurut Farhan, BISA merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat agar pariwisata tetap dapat berjalan.

Baca juga: Desa Wisata Bisa Dorong Desa Lebih Mandiri dan Berkembang

"Ini adalah bentuk dukungan dan komitmen pemerintah pusat agar pariwisata tetap dapat berjalan sehingga roda perekonomian masyarakat tetap berputar dan tetap mengikuti protocol kesehatan," kata Farhan dalam keterangan, Selasa (15/9/2020).

Ia menambahkan, Wae Rebo dipilih sebagai tempat pelaksanaan kegiatan BISA untuk mengantisipasi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke desa tersebut, sehingga masyarakat paham dan siap dalam menerima kunjungan wisatawan dengan aman.   

Desa Wae Rebo sebagai desa wisata yang sedang viral dan menjadi primadona di mata wisatawan sangat cocok dijadikan tempat pemulihan (healing) dan menenangkan diri pasca-pandemi. Di sana, kaya akan narasi dan nilai-nilai kebudayaan.

Ketua Lembaga Pelestarian Budaya dan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Alam dan Budaya Waerebo, Fransiskus Mudir juga mengungkapkan terima kasih atas perhatian pemerintah yang terus diberikan kepada masyarakat Desa Wae Rebo.

"Terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Kementerian Pariwisata melalui BOPLBF yang tak henti-hentinya memberikan dukungan kepada kami. Kami masyarakat setempat sangat menyambut dengan baik kegiatan seperti ini," tukasnya.

Baca juga: Jokowi Minta Objek Wisata Religi Salib Kasih Dikembangkan

Frans mengatakan, kegiatan BISA dapat menjadi pemicu agar gaya hidup bersih dan sehat dapat diterapkan oleh masyarakat Desa Wae Rebo. Kegiatan itu juga bisa memberikan keindahan juga kenyamanan pada semua pihak.

"Dengan kehadiran pemerintah melalui BOPLBF kami diberi pemahaman dan bekal yang cukup untuk menyiapkan tempat ini untuk dunia luar lagi," tambah Frans. (Ant/A-3)

BERITA TERKAIT