15 September 2020, 11:00 WIB

Belasan Peti Mati Berusia 2500 tahun Ditemukan di Mesir


Galih Agus Saputra | Weekend

SEJUMLAH arkeolog baru-baru ini telah melakukan ekspedisi di sebuah situs pemakaman besar, di Gurun Saqqara, Mesir. Dalam ekspedisi tersebut, mereka telah berhasil menemukan 13 sarkofagus (peti mati) berusia 2.500 tahun, yang mana kondisinya masih terjaga dengan baik atau tersegel.

Situs itu sendiri terletak di selatan Kairo, atau kurang lebih berjarak 30 kilometer dari wilayah metropolitan negara Mesir tersebut. Gurun Saqqara selama ini juga dikenal dengan pemandangan nekropilisnya yang ikonik, dimana ia memiliki piramid bertangga yakni Djoser, dan ada pula dua piramid lainnya yaitu Unas dan Userkaf.

Para arkeolog sebenarnya menemukan ribuan peti mati di situs tersebut. Namun, hanya 13 peti itulah yang kondisinya masih baik hingga saat ini, bahkan ada pula sebagian cat yang masih menempel di atas kayu. Di sisi lain, pencurian dan perusakan sarkofagus adalah persoalan yang tengah diperhatikan oleh otoritas setempat. Oleh karena itu, para arkeolog menganggap penemuan ini dapat menawarakan wawasan yang unik dari masa lalu.

Melalui laman Science Alert, para ahli mengatakan Saqqara  dulunya adalah ibu kota Mesir kuno. Temuan ini menjadi salah satu yang terbesar, setidaknya sejak tahun lalu ketika para ahli menemukan 30 sarkofagus di situs Al-Assasif.

Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir menambahkan, 13 peti mati yang ditemukan di Saqqara digali dari kedalaman 11 meter. Menteri Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir, Khaled Al-Anani pun turut memberikan apresiasinya atas temuan dalam ekspedisi kali ini.

"Ada perasaan yang tak terlukiskan saat Anda menyaksikan penemuan arkeologi baru ini," katanya, seperti dilansir Ladbible, Senin, (14/9).

BERITA TERKAIT