15 September 2020, 03:15 WIB

Dana Rp2,7 Miliar untuk Lahirkan Inovasi Ekonomi Minim Kontak


(Wan/H-2) | Humaniora

KEMENTERIAN Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong kegiatan pemberdayaan masyarakat perguruan tinggi untuk berinovasi dalam mendukung usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) menjalankan ekonomi minim kontak (less contact economy) di tengah pandemi covid-19.

“Peran dari perguruan tinggi dan UMKM sebagai dua aktor utama tidak bisa dilepaskan dari upaya kita membawa Indonesia menjadi negara berbasis inovasi. Perguruan tinggi diharapkan bisa terus melahirkan invensi atau temuan yang bisa menjadi terobosan untuk menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat,” kata Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro dalam konferensi pers virtual, kemarin

.Ada 27 perguruan tinggi sebagai pemenang yang berhak menerima dana pemberdayaan masyarakat Program Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia Bangkit Tahun 2020.

Dana yang diberikan kepada 27 PT dengan 29 judul proposal berjumlah Rp2,7 miliar, terdiri atas 14 PTN dan 13 PTS. Kegiatan ini ditujukan bagi para dosen dengan mengutamakan teknologi informasi berbasis databasedi era revolusi industri 4.0. (Wan/H-2)

BERITA TERKAIT