15 September 2020, 05:50 WIB

Pandemi Dongkrak Penerapan IoT di Indonesia


E-1 | Ekonomi

PEMBATASAN kontak antarmanusia atau social distancing menjadi momentum untuk peningkatan penggunaan internet of thing (IoT) dalam kegiatan bisnis dan masyarakat.

Hal itu sekaligus menjadi solusi agar tetap bisa semakin produktif dan efisien di masa pandemi. “Implementasi IoT dapat membantu minimalkan kontak antarmanusia dan dapat menjadi jawaban dari permasalah yang ada,” kata CEO PT Miota International Techno­logy (Miota) Moshe Panjaitan di Jakarta, kemarin.

Co-founder perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan internet of things itu menjelaskan saat ini mengurangi kontak dengan manusia merupakan hal yang penting untuk menahan laju pandemi, dengan mengubah banyak pekerjaan manual ke digital.

“Jadi, dengan mengubah pekerjaan dari manual ke digital, selain kita akan tetap harus menjaga jarak atau kontak dengan manusia di saat pandemi ini , juga dapat meningkatkan efisiensi dan transparasi,” ungkap Moshe.

Menurut dia, internet of things memiliki banyak kegunaan serta dapat diadopsi di berbagai sektor industri. Saat ini Miota sedang mengintegrasikan solusi end to end managed service.

“Kita memegang mulai hardware, desain hardware, firmware, software dan konektivitas, hingga infrastruktur dan big data. Hal tersebut memungkinkan setiap orang akan mendapat efisiensi dan juga transparasi. Hal tersebut juga memungkinkan Anda memonitor dengan lebih efisien tanpa melakukan kontak dengan manusia,” jelas Moshe.

Namun, penerapan IoT di Indonesia menurut Moshe perlu didongkrak. Pasalnya, implementasi IoT di Indonesia  masih sangat rendah.

“Harus diakui implementasi IoT di Indonesia masih sangat rendah, mungkin karena tak banyak orang yang bisa menggunakan dengan baik. Saya kira implementasi IoT tidak kurang dari 10%,” kata Moshe.

Dalam waktu dekat, dalam rangka  mendorong penerapan IoT di Indonesia, Miota bekerja sama dengan Muba Electric Power (MEP) untuk mengimplementasikan sistem IoT dalam pengelolaan listrik. Kerja sama itu juga sebagai bentuk nyata Miota untuk penerapan end to end solution Miota City.

“Ada banyak masalah yang bisa diselesaikan IoT. Kami melihat ada banyak sekali inefisiensi dan nontransparansi di lapangan saat ini terutama di perusahaan dan industri,” tandasnya. (E-1)

BERITA TERKAIT