14 September 2020, 23:32 WIB

OJK : Fintech Payment dan Lending Paling Laris di RI


Despian Nurhidayat | Ekonomi

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mencatat perkembangan perushaan teknologi finansial (fintech) berlangsung dengan pesat. Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Tris Yulianta mengatakan, dengan perkembangan teknologi pada inklusi keuangan memudahkan para pengusaha bisa mendapatkan pembiayaan atau pinjaman hanya dengan melalui internet.

Adapun penyaluran pinjaman ini akan sangat cepat dan bisa membantu pengusaha dalam mendapatkan dana atau modal yang praktis.

"Para pelaku usaha bisa memilih penggunaan lewat intertet dalam melakukan pinjaman. Jadi praktis dengan adanya fintech bisa membantu usaha ," ungkapnya dalam virtual talkshow bertajuk "Building Digital Ecosystem Through Mandiri API" secara daring, Senin (14/9).

Menurutnya, pertumbuhan bisnis digital berbasis situs ataupun aplikasi di Indonesia terus meningkat. Hal ini menyebabkan kebutuhan akan kemudahan proses integrasi layanan finansial dalam sistem bisnis perusahaan semakin diperlukan. Adapun fintech payment dan lending paling banyak diminati.

Baca juga : Ternyata, 91,3 Juta Penduduk Indonesia Belum Tersentuh Perbankan

"Fenomena fintech itu muncul 2013 lalu tahun 2015 seiring inovasi juga banyak bermunculan fintech payment dan fintech lending. Kedua jenis fintech itu paling banyak dipakai di Indonesia," kata Tris.

Dia pun menegaskan OJK akan berkomitmen dalam mengawasi Fintech. Hal ini dikarenakan agar tidak merugikan pengguna fintech.

"OJK berkomitmen untuk mengawasi pembuatan fintech dan kegiatanya. Kita juta mendukung fintech membuat inovasi dibidang perizinan ataupun lending," pungkasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT