14 September 2020, 23:02 WIB

Pemasok Shabu Deliserdang Justru Oknum Polisi Polda Sumut


Yoseph Pencawan | Nusantara

Abdi Sanjaya, tersangka kasus narkoba yang tewas saat ditangkap ternyata menjadi penjual shabu yang dimiliki oknum personel Polda Sumut berinisial TS, 37.

Kapolresta Deliserdang Kombes Yemi Mandagi mengungkapkan, dari tangan TS petugas mendapati barang bukti berupa 26 butir pil ekstasi dan 13 gram shabu. "Ditambah uang tunai kurang lebih Rp45 juta dan airsoft gun," Kombes Yemi saat dikonfirmasi, Senin (14/9).

TS merupakan personel Polda Sumut berpangkat Bripka yang ditangkap tim Satres Narkoba Polresta Deliserdang karena kedapatan memiliki pil ekstasi dan shabu.

Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/145617-dhawiya-konsumsi-shabu-bersama-saudara-kandung-dan-tunangannya

Dia ditangkap di kediamannya di Jalan Pertahanan, Kompleks Perumahan Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Kamis (10/9) sekitar pukul 19.00 WIB.

Dalam proses interogasi, TS mengaku mendapatkan narkoba dari Andi Sanjaya (AS) alias Cokna, warga Desa Namosimpur, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang. Setelah TS ditangkap, AS pun berhasil diringkus petugas di jalan umum Pancur Batu pada Jumat (11/9) sekitar pukul 02.00 WIB. Dari tangannya disita 1,13 ons shabu.

Bripka TS disangka melanggar Pasal 49 ayat 2 dan Pasal 103 dengan ancaman hukuman 6 tahun hingga 20 tahun penjara. Sebelumnya, Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, Polresta Deliserdang telah melakukan gelar perkara atas kasus meninggalnya Abdi Sanjaya, alias Cokna, yang diduga dibunuh oleh oknum polisi. Dari hasil pengusutan, Abdi Sanjaya tewas bukan akibat dibunuh oknum petugas polisi, tetapi karena sakit yang dideritanya. (OL-12)

BERITA TERKAIT