14 September 2020, 22:53 WIB

Begini Langkah Pemerintah Dongkrak Industri Baja Nasional


Insi nantika jelita | Ekonomi

KEMENTERIAN Perindustrian berupaya meningkatkan pertumbuhan industri baja nasional. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier menuturkan, dengan mendorong bahan baku baja dalam negeri bisa mendukung proyek strategis nasional atau konstruksi nasional yang sedang digalakan pemerintah.

"Demand terbesar produk baja adalah dari konstruksi yang menyerap sekitar 51% dari produksi dalam negeri, sehingga pabrik-pabrik baja dalam negeri bisa dibangkitkan utilitasnya,” ungkap Taufik dalam keteranganya, Jakarta, Senin (14/9).

Pemerintah, ungkapnya, juga telah mengeluarkan berbagai regulasi, antara lain regulasi impor baja berdasar supply-demand, lalu menurunkan harga gas bumi menjadi rata-rata 6 dolar Amerika Serikat (AS) per mmbtu guna menekan biaya produksi.

Serta Izin Operasional Mobilitas dan Kegiatan Industri (IOMKI) yang memberikan jaminan bagi industri untuk dapat tetap beroperasi dengan protokol kesehatan ketat sesuai disarankan pemerintah.

Baca juga : Pentingnya Water Management dan Asuransi di saat Kemarau

“Kebijakan-kebijakan tersebut dirumuskan dengan maksud memberikan jaminan dan kesempatan bagi industri nasional, khususnya industri baja, agar dapat bersaing di pasar domestik maupun ekspor,” tegas Taufiek.

Taufiek menambahkan, pada triwulan II tahun ini, industri logam dasar tumbuh 2,76% dan memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi tanah air.  

“Pertumbuhan industri dapat meningkatkan utilitas, dan diharapkan juga bisa memberikan multiplier effect yang bagus buat daerah-daerah. Di sini pemerintah dan semua stakeholder berperan agar industri bisa memberikan produktivitas yang tinggi,” terang Taufiek. (OL-7)

BERITA TERKAIT