14 September 2020, 21:15 WIB

7 Pesepeda Masuk Tol Karena Tidak Lihat Rambu


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

JASA Marga bersama pihak kepolisian berhasil mengungkapkan identitas rombongan pesepeda yang masuk ke Jalan Tol Jagorawi pada Minggu (13/9). Marketing and Communication Department Head Jasa Marga Irra Susiyanti menyebut ada tujuh orang yang merupakan karyawan di sebuah perusahaan.

"Ada tujuh orang yaitu enam orang karyawan PT WM dan satu orang peserta lain. Berdasarkan pengakuan dari salah satu pesepeda tersebut, rombongan tidak melihat rambu-rambu dan tidak mengetahui bahwa jalan yang dilintasi adalah jalan tol," jelas Irra dalam keteranganya, Jakarta, Senin (14/9).

Temuan tersebut berdasarkan penelusuran dilakukan melalui pengecekan rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang berada di lajur, gerbang tol dan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) Km 45 Jalan Tol Jagorawi, serta investigasi lanjutan.

Berdasarkan temuan hasil pemeriksaan, rombongan pesepeda yang berasal dari Bekasi dan Pamulang melaksanakan kegiatan bersepeda bersama mulai pukul 07:30 WIB menelusuri jalan perkampungan di sekitar daerah Ciawi. Pada saat kembali, rombongan terpecah dan sebagian masuk ke dalam jalan.

Kompol Fitrisia Kamila Tasran Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jagorawi Korlantas POLRI, menjelaskan rombongan pesepeda sebelum memasuki Jalan Tol Jagorawi sempat menyusuri jalan permukiman sekitar rest area Km 45 lalu keluar melalui Jalan Raya Sukabumi.

Hal ini dipertegas dari keterangan dari security rest area Km 45 Jalan Tol Jagorawi, bahwa pesepeda memulai kegiatannya dengan menyusuri jalan pemukiman di dekat rest area Km 45 pukul 08.45 wib.

"Kemudian pada saat kembali, para pesepeda masuk dari Jalan Raya Sukabumi, melewati underpass yang merupakan akses masuk menuju Tol Jagorawi, di mana jalan tersebut tidak ada gerbang tol," kata Kamila. (OL-4)

BERITA TERKAIT