14 September 2020, 21:05 WIB

PGN Tekan Capex Pipa Rokan Jadi US$300 Juta


Insi Nantika Jeliat | Ekonomi

PT  Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui PT Pertamina Gas (Pertagas) bersama Holding Migas Grup bakal mengawal dan menyelesaikan pembangunan Pipa Minyak Rokan sesuai target waktu yang telah ditentukan.

Direktur Utama PGN, Suko Hartono mengungkapkan  nilai capital expenditure (capex) proyek strategis itu  sebesar US$300 juta . Turun dari perkiraan awal US$450 juta, sehingga ada penghematannya  US$150 juta sekitar Rp 2,1 Triliun.

Suko menerangkan, efisiensi biaya ini diperoleh dari optimasi dari tahapan penetapan Final Investment Decision (FID) dan proses procurement. Hal ini merupakan upaya bersama dewan pengawas dan manajemen PGN dalam mengawal proyek pipanisasi minyak Rokan Hulu dapat berjalan efektif dan efisien di tengah tantangan ekonomi global dan pandemi.

"Pertagas telah melaksanakan first welding atau pengelasan perdana minggu lalu sebagai langkah awal dalam percepatan penyelesaian tahapan konstruksi,” ungkap Suko dalam keterangan resminya, Jakarta, kemarin. 

Suko menerangkan, pada sisi pelaksanaan kontruksi, PGN Solution (PGASOL) selaku anak perusahaan PGN dan PT Pertamina Patra Drilling Contractor (PDC) berkolaborasi mengoptimalkan utilisasi fasilitas eksisting yang sudah ada di sana.

Dengan panjang kurang lebih 367 KM, Pipa Minyak Rokan dengan ukuran 4" - 24" akan melintas di 5 Kabupaten/ Kota di Provinsi Riau, Dumai, Bengkalis, Siak, Kampar, dan Rokan Hilir. Pipa ini berpotensi mengangkut minyak diperkirakan kurang lebih 200.000 - 265.000 BOPD (barrel oil per day) atau barel minyak per hari. 

"Setelah dilakukan koordinasi dengan Pertamina Hulu Rokan (PHR), direncanakan akan dilakukan commissiong partial Blok Utara terlebih dahulu pada kuartal ketiga 2021 yaitu Koridor Balam-Bangko-Dumai. Kemudian disusul Blok Selatan yakni Minas-Duri yang ditargetkan on stream pada triwulan 1 2022,” imbuh Suko.

Selain itu, upaya sinergi BUMN juga ditunjukkan dengan menggandeng PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dalam pengadaan material Pipa Minyak Blok Rokan.

Suko menyebut, sinergi itu bentuk nyata simbiosis mutualisme dimana PT Krakatau Steel sebagai salah satu pelanggan PGN yang menggunakan gas bumi PGN dapat menyediakan kebutuhan pipa baja yang bermutu dan berdaya saing. Hal ini merupakan manfaat nyata efisiensi penggunaan gas bumi bagi pemanfaatan produk TKDN yang bisa menghemat biaya pengadaan material sebesar 16%.

“Proyek Pipanisasi Minyak Rokan menjadi upaya untuk mendorong efisiensi hulu migas di Indonesia, seiring dengan upaya pemerintah untuk mengurangi impor minyak. Pengerjaan pipa ini, juga dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan wilayah," pungkas Suko. (E-1)

BERITA TERKAIT