14 September 2020, 18:23 WIB

Wapres Ajak Negara OKI Perkuat Kerja Sama Ekonomi


Emir Chairullah | Ekonomi

WAKIL Presiden Ma'ruf Amin mengajak negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk menguatkan kerja sama. Tujuannya memulihkan ekonomi global yang terdampak pandemi covid-19.

Pemulihan ekonomi bisa dilakukan melalui penguatan industri halal dan keuangan syariah. ”Saya ingin mengajak para pemimpin negara anggota OKI untuk saling menguatkan kerja sama dalam memulihkan kembali ekonomi dunia," ujar Ma'ruf saat memberikan sambutan di GIFA Advocay 2020 secara virtual, Senin (14/9).

Dia berharap pembangunan ekonomi pascapandemi lebih baik dibandingkan sebelumnya. "Mari kita bangun kembali (ekonomi) dengan lebih baik pascapandemi covid-19," imbuh Ma’’ruf.

Baca juga: Realisasi Keuangan Syariah Baru 8,5%, Wapres: Potensi Masih Besar

Ma’ruf menyebut pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia cenderung berbeda dengan negara lain. Di Indonesia, ekonomi dan keuangan syariah merupakan salah satu pilar ketahanan ekonomi nasional, yang bersinergi dengan ekonomi konvensional.

“Visi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia juga diletakkan sebagai pilihan rasional dan inklusif. Jadi berlaku untuk seluruh golongan, tanpa memandang perbedaan,” jelasnya.

Baca juga: Pemerintah Klaim Upaya Pemulihan Ekonomi Sudah di Jalur Tepat

Saat ini, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia yang dijalankan Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS), fokus pada pengembangan industri halal, keuangan syariah, serta optimalisasi zakat, infak sedekah dan wakaf (ziswaf. Berikut, penguatan peran institusi keuangan mikro syariah.

“Satu lagi, penumbuhan dan peningkatan kapasitas pelaku usaha bisnis syariah skala usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),” ungkap Ma’ruf.

Dalam kesempatan itu, KNEKS mendapatkan penghargaan dari GIFA Advocacy 2020. "Sebagai Ketua Harian KNEKS, saya menerima penghargaan ini atas nama KNEKS dan pemerintah Indonesia," tutupnya.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT