14 September 2020, 15:12 WIB

857 Nakes Difasilitasi Menginap di Hotel Milik BUMD


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

SEBANYAK 875 tenaga kesehatan (nakes) difasilitasi menginap di hotel yang dikelola oleh BUMD DKI yakni PT Jakarta Tourisindo (Jaktour).

Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo Novita Dewi menjelaskan sampai saat ini, Pemprov DKI Jakarta masih menyediakan fasilitas menginap bagi para nakes yang menangani pasien-pasien covid-19.

Tujuannya, agar nakes merasa aman dan nyaman saat bekerja dan tidak khawatir akan menjadi carrier atau pembawa virus bagi keluarga di rumah.

"Saat ini Jaktour berkomitmen untuk ikut serta dalam penanganan covid-19 dengan memfasilitasi nakes sesuai arahan Pemprov DKI. Total ada 875 orang yang menghuni 441 kamar di hotel yang berbeda-beda," kata Novita saat dihubungi Media Indonesia, Senin (14/9).

Baca juga: Pemkot Bogor Siapkan gedung BNN dan Hotel untuk Isolasi OTG

Para nakes ditempatkan di beberapa hotel yang dikelola oleh Jaktour di antaranya di Hotel Grand Cempaka Business. Ada 403 nakes yang menghuni di 213 kamar hotel tersebut.

Lalu ada pula Hotel D’Arcici Al Hijrah yang diisi oleh 115 nakes. Mereka menempati 56 kamar di hotel tersebut. Kemudian di Hotel D’Arcici Plumpang ada 131 nakes yang menginap di 67 kamar. Terakhir di Hotel D’Arcici Sunter ada 208 nakes yang menginap di 105 Kamar.

Novita menambahkan, kamar-kamar yang ada masih cukup untuk menampung bila ada tambahan nakes yang hendak diinapkan di hotel.

"Terkait dengan kerja sama hotel swasta, Jaktour tidak menutup kemungkinan adanya kolaborasi dengan pihak swasta di kemudian hari. Namun, hingga saat ini, fasilitas yang disediakan unit-unit kami di Jaktour masih memadai. Kami juga menunggu arahan Pemprov DKI sebagai pimpinan dalam program penanganan covid di DKI Jakarta," jelasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT