14 September 2020, 14:57 WIB

Pesepeda Masuk Tol, Menteri PUPR : Bemo Saja Enggak Boleh


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menegaskan pesepeda tidak boleh masuk atau melintas di jalan tol. Hal ini terkait adanya rombongan pesepeda yang memasuki Jalan Tol Jagorawi Km45 pada Minggu (13/9).

Dalam akun twitter @KemenPU disebutkan menurut Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol Pasal 38, jalan tol hanya diperuntukkan bagi pengguna jalan yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat atau lebih.

"Bemo saja tidak boleh masuk tol apalagi sepeda," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam postingan tersebut, Jakarta, Senin (14/9).

Sementara itu, kepolisian telah mengidentifikasi rombongan pesepeda yang nekat masuk ruas jalan Tol Jagorawi dan melawan arus tersebut. Kasus itu tengah diselidiki petugas Patroli Jalan Raya (PJR)

Baca juga : Menteri ATR: Target Presiden Seluruh Tanah Terdaftarkan pada 2025

"Mereka melaksanakan loading sepeda tersebut di rest area," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta.

Jasa Marga juga sebelumnya mengatakan, menyayangkan tindakan pengendara sepeda yang masuk jalan tol. Apa yang dilakukan rombongan pesepeda itu dinilai berbahaya, seba bspesifikasi rancang bangun jalan tol ditujukan untuk kendaraan roda empat atau lebih

'Kami sangat menyayangkan tindakan pengendara sepeda yang masuk dan menggunakan jalan tol. Ini membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya," imbuhnya?" ujar General Manager Representative Office 1 Jasa Marga Metropolitan Tollroad Oemi Vierta Moerdika, kemarin. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT