14 September 2020, 12:03 WIB

Insiden Ali Jaber, Ini Instruksi Menko Polhukam Mahfud MD


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

MENTERI Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan negara menjamin setiap pemeluk agama untuk menjalankan aktivitas dan acara keagamaan. Peristiwa penusukan terhadap Syech Ali Jaber mesti menjadi atensi khusus aparat keamanan untuk menanganinya secara tuntas.

"Aparat keamanan Lampung supaya segera mengumumkan identitas pelaku, dugaan motif tindakan, dan menjamin proses hukum akan dilaksanakan secara adil dan terbuka," ujar Mahfud dalam keterangan resmi, Senin (14/9).

Poin kedua, kata Mahfud, Syekh Ali Jaber adalah ulama yang banyak membantu pemerintah dalam mensosialisasikan aktivitas positif dan pencegahan tindakan kriminal. Selama ini pemuka agama asal Saudi Arabia itu selalu berdakwah sekaligus membantu satgas covid-19 dan BNPB untuk menyadarkan umat agar melakukan sholat di rumah pada awal-awal peristiwa korona.

"Jadi Syech Ali Jaber adalah ulama yang aktif membantu pemerintah yang bahkan pernah berceramah dan berbuka puasa bersama Presiden Joko Widodo, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan pimpinan lembaga negara lainnya," tuturnya.

Baca juga: Aksi Penikaman Syekh Ali Jaber Dilakukan Secara Spontan

Ia menegaskan pelaku penusukan terhadap Syekh Ali Jaber merupakan musuh kedamaian dan perusak kebersatuan yang memushi ulama sehingga harus diadili secara fair dan terbuka.

"Serta dibongkar jaringan-jaringannya yang mungkin ada di belakangnya," tegasnya.

Pemerintah kata Mahfud menjamin kebebasan ulama untuk terus berdakwah amar makruf nahi munkar atau mengajak kebaikan dan menjauhi keburukan. 

"Saya menginstruksikan agar semua aparat menjamin keamanan kepada para ulama yang berdakwah dengan tetap mengikuti ptokol kesehatan di era covid-19," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT