14 September 2020, 10:59 WIB

Wilayah Terdampak Kekeringan di Cilacap Bertambah


Antara | Nusantara

WILAYAH terdampak kekeringan dan krisis air bersih di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah bertambah menjadi tiga desa. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Tri Komara Sidhy menbatakan bahwa hingga akhir pekan kemarin ada satu desa mengalami kekeringan dan telah mengajukan bantuan air bersih, yakni Desa Karangpucung, Kecamatan Karangpucung.

"Bencana kekeringan tersebut dialami 237 keluarga yang terdiri atas 714 jiwa yang bermukim di lingkungan RT 01 RW 05. BPBD Kabupaten Cilacap telah menyalurkan bantuan air bersih ke[ada warga desa tersebut, Sabtu (12/9)," terang Tri Komara Sidhy.
  
"Dengan demikian hingga pertengahan September di Kabupaten Cilacap telah ada tiga desa yang mengajukan bantuan air bersih karena m alami kekeringan. Dua desa sebelumnya yaitu Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten dan Desa Sidaurip, Kecamatan Gandrungmangu," lanjut Tri Komara.

baca juga: Banjir di Kotawaringin Timur Rendam Tiga Kecamatan

Jika dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah desa yang mengajukan bantuan air bersih pada musim kemarau kali ini masih sedikit karena pada periode yang sama tahun sebelumnya (pertengahan September 2019) tercatat lebih dari 50 desa mengalami kekeringan. Pada 2020 musim kemarau di Kabupaten Cilacap berdasarkan prakiraan BMKG berlangsung lima bulan sehingga pada November diharapkan sudah turun hujan.
  
"Semoga tidak terlalu banyak daerah yang terdampak kekeringan. Apalagi kemarin masih sering ada hujan di Cilacap meskipun hanya hujan ringan," pungkasnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT