14 September 2020, 06:35 WIB

Pemerintah Dorong Startup Berinovasi


(Ifa/S-3) | Ekonomi

KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mendorong inovasi anak bangsa untuk penguatan ekosistem ekonomi digital di Indonesia selama pandemi covid-19.“

Kemenkominfo sedang mempercepat transformasi digital yang menitikberatkan pada empat poin utama, yaitu pembangunan infrastruktur telekomunikasi, keamanan dan perlindungan data pribadi, pembangunan SDM atau talenta digital, serta regulasi digital yang mumpuni,” tutur Menkominfo Johnny G Plate dalam Pembukaan Batch ke-4 Ignition Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital di Ja-karta, Sabtu (12/9).

Program Gerakan Nasional 1.000 Startup bertujuan men-cari 10 startup pemula terbaik di setiap kota. Selanjutnya, mereka akan dibantu untuk berkembang dan menjadi pionir problem solver di daerah masing-masing.“

Harapannya, program ini dapat mengantarkan Indone-sia menghasilkan 1, 2, atau bahkan 3 unicorn baru pada 2025,” ujar Menkominfo.

Melalui program itu, Kemen-kominfo menargetkan agar Indonesia dapat menghasilkan founder-founder baru yang akan menemukan invensi dan inovasi untuk memecahkan masalah yang terjadi akibat pandemi covid-19.

Menurut Johnny, itu akan dapat terwujud jika ada sinergi semua pihak dalam mendo-rong perkembangan ekosistem startup digital menjadi lebih baik di masa depan. Menkominfo juga berharap pemerintah daerah, universi-tas dan perguruan tinggi, serta komunitas di 17 kota mendukung pelaksanaan Gerakan Na-sional 1.000 Startup Digital.

Menkominfo menambahkan di masa pandemi covid-19, tidak semua startup digital di Indone-sia dapat bertumbuh. Beberapa startup mengalami tekanan, khususnya startup digital di sektor pariwisata, perhotelan, maritim, dan transportasi.

Meski demikian, bebera-pa startup yang dihasilkan dari program 1.000 Startup Digital banyak membantu pe-mecahan masalah di daerah. StartupTumbasin asal Sema-rang, misalnya, memanfaatkan teknologi digital untuk mem-bantu pedagang pasar agar tetap berjualan dan mengan-tarkan produk pasar kepada pelanggan secara aman.

“Inilah mengapa invensi dan inovasi dibutuhkan untuk terus membantu perputaran ekonomi di dalam negeri, terutama di daerah dapat tetap berjalan,” jelasnya. (Ifa/S-3)

BERITA TERKAIT