14 September 2020, 05:25 WIB

Tersandung karena Positif Narkoba


(LN/FL/AT/N-3 ) | Nusantara

ANDI Mirsa Riogi, bakal calon Wakil Bupati Barru, Sulawesi Selatan, terancam tidak bisa melanjutkan kiprahnya dalam Pilkada 2020.

Hasil pemerik-saan kesehatan terhadapnya dinyatakan tidak lolos tes narkoba. Prof Mansyur Arif, Ketua Tim Pelaksana Pemeriksaan Kesehatan Pilkada memastikan kabar itu. “

Dari rekomendasi BNNP Sulsel, seorang bakal calon dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk maju. Dia positif menggunakan narkoba.

” Bakal calon itu akan maju sebagai kepala daerah di Kabupaten Barru. Ketua Bawaslu Barru Nur Alim menyatakan calon yang tidak lolos tes narkoba ialah Andi Mirsa Riogi.

Ia kader PDIP yang mendampingi petahana Bupati Suardi Saleh. “Sesuatu aturan, partai pengusung dapat mengganti sebelum penetapan calon,” ungkap Nur Alim.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Barru, Syarifuddin H Ukkas, mengaku sudah mendapat informasi itu. “Kami masih menggelar pleno terkait hal itu.” Kemarin, Tim Pemeriksaan Kesehatan mengumumkan hasil pemeriksaan terhadap 31 dari 33 pasangan bakal calon yang akan berkontestansi di 12 kabupaten dan kota.

Tim terdiri dari Ikatan Dokter In-donesia, BNN, dan Himpunan Psikologi Indonesia. Dua pasangan lain yang belum diperiksa ialah Irwan Bachri Syam-Andi Rio Pati-wiri dari Luwu Timur, dan Arsyad Kasmar-Andi Sukma dari Luwu Utara. Irwan dan Arsyad positif terjangkit covid-19.

Di Gresik, Jawa Timur, Ke-tua KPUD Ahmad Roni juga terpapar covid-19. “Sudah isolasi mandiri dan kami pastikan tidak mengganggu tahapan pilkada,” kata anggota KPUD, Makmun.

Maju sebagai calon wakil bu-pati di Gunungkidul, DI Yogya-karta, Martanty Soenar Dewi mengaku ingin meningkatkan kemandirian kaum ibu. “Kami sudah menyiapkan rancangan program untuk memajukan daerah, termasuk memandi-rikan kaum perempuan,” ujar perempuan yang berpasangan dengan Immawan Wahyudi ini. (LN/FL/AT/N-3

BERITA TERKAIT