13 September 2020, 23:50 WIB

Puluhan Pegawai Positif Covid-19, Pemkab Cirebon Terapkan WFH


Nurul Hidayah | Nusantara

SEJUMLAH pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, Jawa Barat dinyatakan positif terpapar covid-19. Hasil tersebut didapatkan dari swab massal yang dilakukan sejak beberapa hari lalu.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, Minggu (13/9). Pegawai yang positif terpapar covid-19 diantaranya tersebar di lingkungan sekretariat daerah (Setda) sebanyak 10 orang, Dinas Kesehatan (Dinkes) 6 orang, Damkar 1 orang, DPPKB 1 orang, dan Diskominfo 2 orang.

Selain itu ada pula di Dinas Koperasi sebanyak 2 orang, Dinsos sebanyak 2 orang, Dinas PUPR sebanyak 1 orang, Dinas Kimrum sebanyak 2 orang, BPBD sebanyak 2 orang, Inspektorat sebanyak 1 orang, Dishub sebanyak 1 orang dan Disdik sebanyak 4 orang. Hasil tersebut menurut Enny baru bersifat sementara, karena pengetesan masih terus dilakukan.

Sementara itu, seiring dengan meningkatkan kasus yang positif terpapar covid-19 di Kabupaten Cirebon, Pemkab Cirebon Senin (14/9) memberlakukan WFH. Secara bergantian, pegawai di lingkungan Dinkes dan puskesmas melaksanakan kerja dari rumah dan kerja dari kantor untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Pelayanan masyarakat tidak akan terganggu," ngkap Enny.

Kerja bergilir pegawai dari rumah dan dari kantor didasarkan pada surat edaran BUpati Cirebon Nomor 060.3/1884/Org tentang Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemkab Cirebon. Berdasarkan hasil epidemologi yang dikeluarkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Kabupaten Cirebon berada pada kategori zona risiko sedang, sehingga jumlah pegawai yang dapat melaksanakan tugas kedinasan di kantor paling banyak hanya 50 persen.

Untuk pembagiannya diserahkan kepada kepala dinas masing-masing.  Sekalipun harus melaksanakan kerja di kantor dan rumah secara
bergantian, setiap ASN tetap diminta untuk mencapai sasaran dan memenuhi target kerja.

BERITA TERKAIT