13 September 2020, 19:00 WIB

Ada Kader PDIP Ditangkap KPK, Megawati: Saya Sedih


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

KETUA Umum PDIP Megawati Soekarnoputri selalu sedih ketika mengetahui kadernya tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Apalagi, KPK berdiri saat dirinya menjabat sebagai Presiden RI pada 2002 lalu. Dia mengaku tidak bisa menutup kesedihan saat kader PDIP ditetapkan tersangka oleh lembaga antirasuah.

"Saya sangat sedih kalau melihat kalangan PDIP yang diambil (ditetapkan tersangka) oleh KPK. KPK itu saya yang buat loh, jangan lupa,” ujar Megawati dalam pembukaan sekolah calon kepala daerah secara virtual, Minggu (13/9).

Baca juga: Megawati Ingatkan Unsur PDIP Tertib Administrasi

“Kalau tidak percaya, lihat pembentukan KPK, juga MK (Mahkamah Konstitusi)," imbuhnya.

Walau sedih, dia menekankan pendirian KPK bertujuan untuk menjaga uang rakyat. Menurutnya, elit pemerintahan yang berani menyelewengkan uang negara harus ditindak KPK.

"Yang korupsi pasti kalangan elite. Karena itu, saya mau teken untuk didirikannya KPK," pungkas Megawati.

Kepada bakal calon kepala daerah, dia berpesan untuk selalu mawas diri. Calon pemimpin harus mendedikasikan pikiran dan tenaga untuk kepentingan rakyat, agar terhindar dari praktik korupsi.

Baca juga: ICW Desak KPK Bongkar Dugaan Keterlibatan Oknum DPP PDIP

Selain KPK, Megawati juga meminta kepala daerah untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi keuangan. Sebab, bukan hanya KPK yang mengawasi uang rakyat, namun juga ada lembaga lain, seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Saya minta tolong dedikasikan seluruh pikiran dan nuranimu bagi seluruh rakyat Indonesia," tutupnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT