13 September 2020, 11:20 WIB

Luhut Pastikan Indonesia Segera Dapat 10 Juta Vaksin G42


Insi Nantika Jelita | Humaniora

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan perusahaan G42 Healthcare Holdings asal Uni Emirat Arab (UEA) akan mengirimkan 10 juta vaksin covid-19 ke Indonesia tahun ini.

Luhut mengatakan, vaksin tersebut akan diprioritaskan bagi para tenaga kesehatan serta pejabat-pejabat Presiden Joko Widodo yang beinteraksi langsung dengan masyarakat.

"Saya kira pertengahan tahun depan sudah hampir 150 juta yang divaksin, kalau semua berjalan sesuai rencana,” ujar Luhut dalam keterangannya, Sabtu (12/9).

G42 adalah perusahaan teknologi kesehatan Uni Emirat Arab (UEA) yang berbasis artificial intelligence. Perusahaan ini aktif terlibat dalam penelitian, pengembangan dan distribusi aplikasi pengujian dan perawatan covid-19.

Baca juga:  Menghadap Wapres, Erick Thohir Lapor Vaksin Halal

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir mengatakan pemerintah tidak bisa bergantung kepada vaksin asal Tiongkok, Sinovac. Adanya vaksin Merah Putih dan G42, diharap bisa memenuhi kebutuhan warga.

Erick juga mengatakan Indonesia masih membutuhkan lebih banyak dosis. Pada 2021 akan terdapat sekitar 300 juta dosis vaksin covid-19.

"Dari total yang kita dapatkan ini bukan berarti kita sudah secure (aman) semua. Karena masing-masing warga butuh dua suntikan (vaksin)," jelas Erick di acara Dies Natalid Unpad, Jumat (11/9).(OL-5)

BERITA TERKAIT