13 September 2020, 07:47 WIB

Inggris Disebut Berisiko Kehilangan Kendali atas Covid-19


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

UNIVERSITAS Oxford mengatakan uji coba vaksin covid-19 yang sedang mereka kembangkan bersama AstraZeneca akan dilanjutkan setelah dihentikan sementara karena efek samping yang dilaporkan pada pasien di Inggris.

Berita itu muncul setelah Prof Sir Mark Walport, anggota kelompok penasehat ilmiah pemerintah Sage, memperingatkan Inggris berada di situasi mendekati hilang kendali atas covid-19.

"Anda hanya perlu melihat apa yang terjadi di Prancis dan apa yang terjadi di Spanyol," ujarnya kepada program Today BBC Radio 4.

Angka resmi yang dirilis pada Sabtu, jumlah yang dites positif covid-19 bertambah 3.497 di Inggris. Ini adalah hari kedua berturut-turut jumlah kasus yang dilaporkan harian melebihi 3.000 kasus.

Dengan tambahan itu, membuat jumlah keseluruhan kasus yang dikonfirmasi sejauh ini menjadi 365.174. Sementara itu, angka pemerintah mengungkapkan sembilan orang telah meninggal dalam 28 hari setelah dites positif covid-19, menjadikan jumlah kematian di Inggris menjadi 41.623.

Baca juga:  Inggris Menilai Jeda Produksi Vaksin bukan Kemunduran

Angka resmi menunjukkan epidemi virus korona Inggris tumbuh lagi, setelah angka R, tingkat reproduksi virus, dinaikkan menjadi antara 1 dan 1,2 untuk pertama kalinya sejak Maret.

Sementara itu, kasus covid-19 harian di Skotlandia telah mencapai level tertinggi empat bulan, menurut data terbaru pemerintah Skotlandia.

Sebanyak 221 orang dinyatakan positif covid-19 dalam 24 jam terakhir, angka harian tertinggi sejak 8 Mei, ketika tercatat 225 orang dinyatakan positif.(BBC/OL-5)

BERITA TERKAIT