13 September 2020, 05:15 WIB

Nikmatnya Bakaran dan Pedas Berlipat


MI | Weekend

DARI namanya, See Jontor, sudah bisa dibayangkan jika menonjolkan sajian pedas. 

Terlebih jika melihat moto yang dicantumkan di akun Instagramnya, @see_jontor, yakni “raja sambal dan ayam bakar”. Maka ekspektasi Media Indonesia ketika berkesempatan mencicip pada Rabu (9/9) adalah masakan yang mampu memadukan manisnya bakaran dengan rasa pedas yang ekstra.

Pada kesempatan kali itu set masakan yang hadir adalah ayam, ikan nila, sate kulit, tahu, dan tempe yang semuanya serbadibakar. Tidak ketinggalan, terdapat sambal orisinal dan sambal terasi.

Sebagai penggemar pedas, saya cukup berkeringat menyantap menu tersebut. Rasa pedas hadir berlipat karena bukan saja berasal dari sambal melainkan dari bumbu bakaran. Hadirnya rasa pedas pada saus baluran itu sebenarnya memang sudah terlihat dari semburat kemerahan, selain juga hitam khas kecap.

Selain ayam bakar, sajian nila bakar juga sama-sama pantas diacungi jempol. Keduanya terbumbui dengan baik sehingga rasa gurih sampai ke bagian dalam. Selain itu, tingkat kematangan juga pas sehingga tidak memiliki banyak memiliki bagian gosong. 

Dengan tingkat kematangan itu pula daging ikan nila merah seberat 250gram yang digunakan, masih terasa kenyal dan segar. Sang pemilik, Coky Anderson Siagian, mengungkapkan jika rasa unik pada saus olesan itu tercipta dari bumbu rahasia yang hanya menggunakan sedikit kecap.

“Memang kita menggunakan kecap, tetapi hanya sedikit saja yang dicampurkan ke dalam bumbu rahasia. Kita juga tidak ada MSG, tidak ada madu, dan tidak ada gula,” jelas pria yang mendirikan See Jontor pada 18 Mei lalu bersama dua orang kawannya.

Tidak hanya bumbu rahasia, ia mengungkapkan bahwa proses pembakaran dan pengolesan bumbu berlaku berulang kali untuk memastikan bumbu benar meresap. Soal sambal, Coky menjelaskan memang mereka berencana menjadikan salah satu spesialitas sehingga nantinya akan membuat banyak varian.  

Namun, saat ini mereka masih berfokus pada dua sambal, yakni sambal original yang ditujukan bagi penggila pedas dan sambal terasi bagi yang lebih suka rasa pedas manis. Baru berjalan sekitar empat bulan, See Jontor yang lahir sebagai upaya mendapat penghasilan baru setelah para pemiliknya dirumahkan dari pekerjaan, ternyata cukup sukses.

Usaha kuliner yang gerainya ada di Kantin Jantung Sehat DPR RI, Jakarta, ini bisa menjual hingga 200 porsi masakan per hari. Di masa pandemi, menyantap masakan ini tidak perlu khawatir karena telah tersedia di aplikasi Gofood. Pengemasan makanan pun dilakukan dengan baik, yakni menggunakan kotak makan dibungkus lagi dengan plastik dobel. (Gas/M-1)

BERITA TERKAIT