13 September 2020, 01:50 WIB

Tren Piama Modis di Tengah Pandemi


MI | Weekend

PANDEMI membuat banyak kebiasaan warga dunia berubah. Salah satunya ialah tren dalam berpakaian.

Di Amerika Serikat, angka penjualan produk pakaian menurun hingga 79% pada April 2020. Namun sebaliknya, penjualan pakaian olahraga dan piama mengalami peningkatan tajam. Angka penjualan piama atau baju rumah meningkat hingga 143%.

Tren tersebut tidak disia-siakan industri pakaian. Berbagai merek pakaian ternama di dunia secara bergantian mulai mengeluarkan produk piama yang stylish. Salah satu perusahaan pakaian mewah asal German, Van Laack, baru saja merilis produk terbarunya, Lufthansa cotton sleep suit, dengan harga mencapai lebih dari Rp600 ribu. Label populer seperti H&M juga diketahui terus merilis produk-produk piama terbarunya saat ini.

Tren tersebut rupanya juga terjadi di Indonesia. Saat ini semakin banyak label besar yang mulai mengeluarkan berbagai pilihan piama dan baju rumah (daily wear).

Salah satu yang baru saja merilis bisnis baju rumah ialah Nadia Atmadji. Memanfaatkan media sosial Instagram dan berbagai e-commerce, ia memberi nama labelnya, Mainad Collection.

Nadia menjelaskan dirinya memilih berbisnis daily wear berdasarkan pengalaman pribadi saat diharuskan bekerja dari rumah saat kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diterapkan di DKI Jakarta.

“Jadi Mainad Dailywear hadir untuk memenuhi kebutuhan menggunakan pakaian nyaman di rumah yang multifungsi untuk meeting online dan digunakan keluar rumah untuk kepentingan urgen,” ujar Nadia, kepada Media Indonesia, Jumat (11/9). 

Selain itu, baju rumah yang terdiri dari padanan atasan dan bawahan dapat dipadukan dengan busana lain. Misalnya, blusnya dipadankan dengan jins saat ke luar rumah. Dipasarkan sejak Agustus 2020 lewat akun Instagram @mainadcollection, koleksinya menggunakan bahan viscose rayon.

Bahan jenis tersebut dinilai sangat cocok untuk digunakan di rumah dalam waktu yang lama. “Bahan viscose rayon karena bahannya adem dan lentur, cocok untuk iklim Indonesia yang panas. Selain itu, kelebihan lainnya kain ini terbuat dari serat yang ramah lingkungan. Motifnya
yang tersedia di supplier juga sangat beragam dan bagus-bagus,” ujarnya.

Di tengah banyak bisnis melesu, penjualan baju rumah itu justru laris. Koleksi pertama yang diproduksi 300 helai terjual habis dalam 3 minggu.

“Mungkin karena bajunya multifungsi jadi ketika beli dailywear ini justru bisa hemat. Satu baju bisa dipadupadankan untuk berbagai keperluan. Artinya meski baju rumah atau daster, modelnya dibuat trendi sehingga bisa dipadupadankan. Misalnya, atasannya dengan jins atau bawahannya dengan kaus atau kemeja,” tuturnya.

Toko daring lain yang juga menjual daily wear ialah @kammanawa.id. Toko daring yang khusus menjual berbagai jenis piama dan daily wear tersebut telah memiliki setidaknya 62,3 ribu pengikut di akun Instagram-nya.

Jenis daily wear yang ditawarkan pada umumnya sama dengan yang tengah banyak beredar di pasaran. Pasangan celana panjang dan kemeja tangan panjang, pasangan celana dan kemeja tangan pendek, serta baju terusan perempuan.

Motif piama yang djual umumnya bercorak netral. Dengan begitu produknya dapat digunakan pria maupun perempuan. Rata-rata baju dijual dengan harga Rp170 ribu sampai Rp200 ribu. Perbedaan harga ditentukan model daily wear yang diinginkan. (Pro/M-1)

BERITA TERKAIT