12 September 2020, 19:59 WIB

Mentan Tinjau Food Estate di Pulang Pisau


Mediaindonesia.com | Ekonomi

MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) meninjau perkembangan penyiapan lahan food estate di Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Sabtu (12/9/2020). Di sana, ia memerintahkan jajarannya untuk melakukan mekanisasi secara komprehensif untuk tanam perdana bersama Presiden Jokowi serta mengintegrasikan tanaman pangan, hortikultura, ternak, dan perkebunan.

"Pak Dirjen, tidak boleh ada lahan yang diolah tanpa traktor, pakai traktor rawa, lakukan dengan mekanisasi, tentukan tempat yang bagus. Selain itu, jangan hanya tanam padi dan jagung, tetapi persiapkan juga pohon jeruk, kelapa, ternak itik, ikan, dan lainnya. Saya ingin agar skema program dan rencana program jelas, begitu pula hasilnya," ujarnya seperti disitat dari keterangan resmi.

Menurut dia, komoditas pertanian dengan skala luas memang harus berkembang sebagai upaya terobosan peningkatan produksi pangan dan stok cadangan pangan nasional, terutama mengantisipasi dampak pandemi covid-19. "Pengembangan itu diupayakan melalui kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi lahan rawa melalui pengembangan sistem hulu sampai hilir lintas kementerian dan lembaga terkait," imbuhnya. 

Diketahui provitas lahan yang ada saat ini menghasilkan 4 hingga 5 ton/ha gabah dengan IP 200. Varietas yang ditanam adalah Inpari 42, Inpari 32, dan Hibrida, dengan sistem tanam tabur benih langsung, dan tanam pindah untuk varietas Hibrida. Lebih jauh disebutkan kegiatan food estate difokuskan untuk pengembangan pada areal pertanian yang telah ada, yaitu seluas 30 ribu hektare di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau. Di Pulang Pisau, lahan yang akan dijadikan lokasi food estate di tahun ini adalah seluas 10 ribu hektare.

Untuk mendukung percepatan olah lahan, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan memberikan dukungan berupa bantuan alsintan traktor roda dua 200 unit dan 150 unit traktor roda empat. Dirjen PSP Kementan Sarwo Edhy mengutarakan, bantuan alsintan tersebut cukup untuk mengolah lahan seluas 1.000 hektare yang akan ditanam perdana Presiden Jokowi. "Kami memberi dukungan berupa bantuan alsintan traktor roda dua 200 unit dan 150 unit traktor roda empat. Ini cukup untuk tanam perdana yang akan dilakukan bersama Presiden," katanya. 

Sarwo Edhy menjelaskan, konsep pengembangan food estate adalah melalui pendekatan hulu hingga hilir serta mengintegrasikan tanaman pangan, hortikultura, ternak, dan perkebunan. Proses tanam akan difokuskan di Kabupaten Pulang Pisau dengan terget 1.921 hektare. Rinciannya, lahan seluas 501 hektare akan digarap di Kecamatan Maliku, Kecamatan Pandih Batu seluas 1.237 hektare, Kahatyan Hilir (38 hektare), dan Sebangau Kuala (145 hektare).

“Selain itu, di lokasi ini juga dikembangkan konsep pertanian yang modern serta berkelanjutan. Untuk mendukung budidaya akan dilakukan rehabilitasi jaringan irigasi, baik primer, sekunder, dan tersier,” tuturnya. (RO/A-3) 

BERITA TERKAIT