12 September 2020, 13:20 WIB

Satu dokter kembali Gugur di Aceh karena Covid-19


Amiruddin Abdullah Reubee | Nusantara

DUNIA kedokteran di Indonesia dan Aceh khususnya, kembali berduka dengan meninggalnya Direktur Rumah Sakit (RS) Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, dr Dharma Widya. Dia meninggal dunia diduga
karena terpapar Covid-19.

Sesuai keterangan diperoleh Media Indonesia, Sabtu (12/9), Dharma Widya menghembuskan nafas terakhir pada Kamis malam 10 September 2020, di RS Adam Malik, Medan, Sumatera Utara.

Sebelum dirujuk ke RS Adam Malik, dr Dharma Widya sempat dirawat di RS Cut Metia Kota Langsa selama tiga hari. Lalu dibawa ke RS Royal Prima Medan dan diteruskan ke RS Adam Malik Medan.

Almarhum dilarikan ke Medan dari Aceh Timur karena lebih dekat dan mudah terjangkau dibandingkan Banda Aceh, Ibukota Peovinsi Aceh. Namun kondisi kesehatan semakin burut sehingga jiwanya tidak tertolong dan Allah memiliki
rencana lain.

Juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Timur, dr Edi Gunawan, mengatakan sempat berkomunikasi dengan dr Dharma Widya melalui pesan WhatsApp saat dalam perawatan di RS Royal Prima Medan.

Dharma kala itu mengaku dirawat di ruang isolasi karena reaktif Covid-19. Diyakini terpapar corona itu sesuai hasil rapid test, Rontgen thorax paru-paru dan hasil pemeriksaan dara di RS Royal Prima. Sedangkan hasil swab test belum keluar atau dalam proses.

Sebelumya pada Rabu 2 September, seorang dokter spesiali anestesi (ahli pembiusan) bernama dr Imai Indra, di Aceh juga meninggal dunia setelah terpapar Covid-19. (OL-13)

Baca Juga: Simulasi Pemungutan Suara Dengan Protokol Kesehatan

 

BERITA TERKAIT