12 September 2020, 06:59 WIB

Trump Puji Normalisasi Hubungan Israel dan Bahrain


Basuki Eka Purnama | Internasional

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Jumat (11/9), mengumumkan kesepakatan damai antara Israel dan Bahrain yang menjadi negara Arab kedua yang menormalisasi hubungan dengan 'Negeri Zionis'.

Menyebut kesepakatan damai itu sebagai hari bersejarah, Trump mengatakan Israel dan Bahrain akan menjalin hubungan diplomatik dan komersial penuh.

"Mereka akan saling membuka kedutaan besar dan bertukar duta besar. membuka jalur penerbangan langsung antarnegara, dan menjalin kerja sama di berbagai sektor mencakup kesehatan, bisnis, teknologi, pendidikan, keamanan, dan pertanian," papar Trump di Gedung Putih.

Baca juga: Netanyahu Bangga Umumkan Normalisasi Hubungan Israel dan Bahrain

Bahrain, dalam sebuah pernyaan bersama, mengaku sepakat untuk menandatangani normalisasi hubungan dengan Israel di sebuah upacara di Gedung Putih, Selasa (15/9), tempat Uni Emirat Arab menandatangani normalisasi hubungan dengan Israel, pertengahan Agustus lalu.

Kesepakatan normalisasi hubungan antara Israel dan Bahrain itu tercapai setelah Raja Bahrain Hamad bin Isa Al-Khalifa, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan Trump berbicara pada Jumat (11/9) pagi.

Seorang pejabat senior Bahrain mengatakan normalisasi hubungan dengan Israel akan meningkatkan keamanan, stabilitas, dan kemakmuran kawasan.

Di Gedung Putih, Trump menyebut normalisasi hubungan antara Bahrain dan Israel adalah hal yang amat sangat penting bukan hanya untuk kawasan Timur Tengah namun juga dunia.

Dia mengatakan kesepakatan itu menjadi lebih istimewa karena dia bisa mengumumkannya di peringatan serangan 11 September 2001.

"Ketika saya mulai menjabat, situasi di Timur Tengah sangat berantakan," ungkap Trump. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT