11 September 2020, 22:45 WIB

Kasus Covid-19 Naik, Pemkot Tasikmalaya Siapkan 40 Ruang Isolasi


Kristiadi | Nusantara

PEMERINTAH Kota Tasikmalaya telah menyiapkan 40 ruang inap isolasi Covid-19 di RSUD dr Soekardjo dengan memiliki 5 lantai. Persiapan tersebut, dilakukan karena adanya peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 59 kasus.

Meningkatnya beberapa kasus Covid-19 yang terjadi di Kota Tasikmalaya sekarang ini telah memasuki zona oranye dan mengakibatkan 3 layanan kesehatan ditutup sementara, mulai dari Puskesmas Cihideung, Klinik Kesehatan Awipari dan Rumah Sakit Ibu dan Anak (Bunda Aisyah). 

Baca juga: Pasien Meninggal Akibat Covid-19 di NTT Bertambah jadi 5 Orang

Peningkatan itu, karena adanya tiga tenaga kesehatan berprofesi sebagai dokter dan salah satunya perawat.

"Untuk tenaga kesehatan yang telah dirujuk ke RSHS ada dua dokter, dan salah satunya telah melakukan isolasi mandiri karena rumah sakit penuh dan seorang perawat sekarang di rawat di ruang isolasi RSUD dr Soekardjo termasuk seorang guru. Namun, penutupan layanan di Puskesmas dan klinik kesehatan dilakukanya tiga hari karena akan melakukan penyeterilan ruangan tapi untuk RS swasta dipastikannya akan lama tapi tergantung gugus tugas," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat, Jumat (11/9).

Uus mengatakan, meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya yang terjadi selama ini memang dalam satu hari ada penambahan 6 pasien terkonfirmasi hasil uji usap (swab) dan jumlahnya yang dirawat sekarang ini sudah 11 orang antara lain di RS Jasa Kartini, RS TMC dan RSUD dr Soekardjo, tapi dua lagi berada di RSHS Bandung. Untuk, pasien yang dirawat itu berasal dari wilayahnya dan lainnya dari Bogor, Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya.

"Berdasarkan catatan gugus tugas Covid-19 di Kota Tasikmalaya jumlah pasien terkonfirmasi positif 59 orang antara lain 45 orang sembuh, 11 orang dirawat, 3 orang meninggal dunia. Sedangkan, kasus probable 83 orang antara lain 72 orang sembuh, 3 orang isolasi mandiri, 8 orang meninggal dunia," ujarnya.

Baca juga: Panglima dan Kapolri Pimpin Aksi Basos Peduli Covid-19 di Palu

Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengatakan, meningkatnya kasus Covid-19 yang telah terjadi sekarang ini cukup signifikan tetapi pemerintah akan secepatnya membuka ruang isolasi gedung rawat Mitra Batik 5 lantai di RSUD dr Soekardjo. Karena, di gedung tersebut juga akan diperuntukan bagi pasien khususnya Covid-19 dan semuanya itu berjumlah 40 ruang dan sekarang sudah ada 49 ruang isolasi.

"Kami akan menyiapkan gedung rawat Mitra Batik RSUD dr Soekardjo berlantai 5 jika terjadi peningkatan kasus Covid-19. Karena selama ini, sudah ada peningkatan kasus dan jumlah itu mencapai 59 orang di antaranya 11 pasien telah mendapat perawatan tetapi pemerintah tidak akan lagi menggunakan RS Islam tetapi sekarang memanfaatkan fasilitas pemerintah daerah," paparnya. (OL-6)
 

BERITA TERKAIT