11 September 2020, 11:10 WIB

Pentingnya Berolahraga di Masa Pandemi Covid-19


Mediaindonesia.com | Humaniora

KESEHATAN menjadi sesuatu yang sangat berharga saat ini. Sebab ketika pandemi covid-19 melanda hampir seluruh dunia, semua orang bisa terjangkit virus mematikan tersebut.

Karena itu menurut para ahli, satu-satunya yang bisa kita lakukan saat ini adalah menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan. Salah satu upaya untuk menjaga kesehatan adalah dengan berolahraga.

Baca juga: Olahraga Saat Pandemi, Lebih Aman Dilakukan di Rumah

Berolahraga di luar ruangan bisa menjadi salah satu alternatif, selama tidak berkerumun. Apalagi menurut para ahli virus korona tidak tahan dengan sinar matahari. Selain itu, berolahraga outdoor juga bisa menghilangkan suntuk dan dapat memberikan asupan vitamin D dari sinar matahari.

Menurut dr. Inneke Jane, SpKK, M.Kes, vitamin D dapat diproduksi di kulit melalui reaksi fotosintesis yang dipicu oleh paparan radiasi UVB. Vitamin D adalah antioksidan yang bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh. Dengan imunitas yang baik, tubuh dapat menangkal infeksi.

Persoalannya, kata dia, meski memiliki manfaat bagi kesehatan, sinar ultraviolet (UV) yang terkandung dalam sinar matahari juga dapat menimbulkan berbagai masalah kulit. Tak hanya itu, beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa paparan sinar UV yang berlebihan justru dapat menurunkan kemampuan sistem kekebalan tubuh manusia dalam mendeteksi dan menangkal sel ganas. Penggunaan sunscreen dalam kehidupan sehari-hari terutama ketika beraktivitas outdoor pun menjadi penting untuk dilakukan agar terhindar dari dampak buruk sinar UV.

"Di samping perannya dalam sintesis vitamin D, paparan sinar UVB maupun UVA yang berlebihan pada kulit dapat menyebabkan penurunan imunitas (kekebalan) tubuh atau imunosupresi.  Selain itu, paparan UV yang berlebih pada kulit juga dapat menyebabkan kemerahan, perih, terasa terbakar, hingga merusak melanin sehingga membuat kulit terlihat lebih gelap. Sinar UV juga mampu menembus lapisan kulit lebih dalam, dapat menyebabkan penuaan kulit yang ditandai dengan munculnya keriput dan noda atau flek hitam. Karena itu, penting untuk melindungi kulit dari sinar UV baik UVA maupun UVB," ujarnya.

Hal senada dikatakan Brigitta Dewi Pricillia selaku Junior Brand Manager Nivea Sun. “Banyak orang sudah mengetahui bahaya sinar UV bagi kesehatan kulit, namun tidak sedikit yang belum menggunakan sunscreen dalam kesehariannya.Salah satu alasannya karena tekstur produk sunscreen yang dirasa lengket dan dapat menimbulkan whitecast. Padahal tidak semua sunscreen seperti itu. Sebagai No. 1 suncare brandyang telah dipercaya oleh konsumen dunia, kami ingin menghadirkan pilihan produk sunscreen yang nyaman di kulit dan sesuai dengan kebutuhan, termasuk untuk olahraga outdoor seperti jalan santai, berlari, ataupun bersepeda.”

Demi menjawab kebutuhan konsumen yang beragam, produk Nive Sun hadir dalam tingkatan Sun Protection Factor (SPF) yang berbeda, mulai dari SPF 30, 50 hingga 50+. SPF sendiri menunjukkan tingkat perlindungan terhadap sinar UV B yang dapat menyebabkan kemerahan dan kulit terbakar. Selain SPF, produk-produk Nivea Sun juga dilengkapi dengan Protection Grade of UV A atau biasa disingkat PA, yang berfungsi untuk memberikan perlindungan terhadap sinar UV A penyebab penuaan kulit.

"Kulit yang tidak terlindungi dan mendapat paparan sinar UV yang berlebihan dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh yang berfungsi untuk mendeteksi dan menyerang sel ganas. Hal ini tentu bertolak belakang dengan harapan kita berolahraga yaitu untuk meningkatkan imunitas tubuh. Karenanya, bila ingin mendapat manfaat maksimal dari berolahraga outdoor, lindungi kulit. Kulit adalah pelindung terluar tubuh yang melindungi organ-organ vital kita," ujar Brigitta. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT