11 September 2020, 20:10 WIB

Jurnalis Harus Tetap Produktif


Media Indonesia | Humaniora

PANDEMI covid-19 yang masih belum mereda tidak menjadi alasan kalangan jurnalis untuk tidak produktif. Bahkan sejumlah pihak memberikan dukungan terhadap kinerja kalangan ini agar tetap bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

“Kami mendukung penuh setiap kegiatan yang akan memberikan kontribusi positif bagi para jurnalis,” ujar Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) Perwakilan Kalimantan Sulawesi, Syaifuddin saat membuka webinar untuk para jurnalis, Kamis (10/9). Kegiatan webinar seri ke-4 ini merupakan hasil kerja sama SKK Migas bersama kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) Kalimantan Sulawesi dan Media Academy, dengan tema 'Jurnalis Bertahan di Tengah Pandemi' Tercatat 100 jurnalis dari Kalimantan dan Sulawesi serta 78 karyawan SKK Migas Perwakilan Kalsul dan dari 14 KKKS juga antusias mengikuti webinar ini.

Hadir sebagai pembicara adalah Ketua Komisi I DPR RI Meutya V Hafid, wartawan senior dan anggota Satgas Penanganan Covid-19 Suryopratomo, serta Amanda Komaling, jurnalis TV. Menurut Suryopratomo, nyaris semua industri terdampak covid-19 termasuk industri media dan pers. Namun wartawan bukan humas dan wartawan harus tetap kritis tetapi tidak boleh sinis. 

“Meski terdampak covid, pers harus tetap menjalankan fungsi pencerahan. Tidak boleh hanya membuat berita yang disukai dan tidak mau memberitakan sesuatu yang tidak disukai,“ tambah Tommy, sapaan akrab wartawan senior tersebut. 

Sementara Meutya Hafid mengutip survei yang dirilis International Federation of Journalists (IFJ) terhadap 1.300 jurnalis di 77 negara, sebanyak 866 jurnalis lepas dan tetap mengalami pemotongan gaji, kehilangan pekerjaan, dan penundaan gaji selama pandemi covid-19. Sedangkan hasil survei lain yang dilakukan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Padjadjaran menunjukan 45,92%  wartawan mengalami gejala depresi dan 57,14% mengalami kejenuhan umum.  

Menurut Meutya, kompetensi dan kualitas SDM wartawan akan berdampak pada kondisi saat ini. “Untuk dapat bertahan saat pandemi covid-19 wartawan harus mampu beradaptasi dan inovatif,“ tegas mantan wartawan televisi tersebut.

Webinar SKK Migas dan KKKS Kalimantan Sulawesi ini akan digelar sebulan sekali hingga November. Selain webinar, juga digelar lomba karya jurnalistik dengan tema Road to One Million Barrel bagi para jurnalis yang mengikuti webinar. Pemenang lomba akan diumumkan saat webinar seri ke-6 pada November mendatang. (RO/O-2)

BERITA TERKAIT