11 September 2020, 18:15 WIB

PAN Sesalkan Kepala Daerah Bodetabek Tak Dukung PSBB Jakarta


Hilda Julaika | Megapolitan

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Bambang Kusumanto menyesalkan sikap Wali Kota Bogor dan para kepala daerah Bodetabek yang enggan untuk mendukung kebijakan tarik rem darurat dengan melaksanakan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total di DKI Jakarta pada Senin (14/9) mendatang.

“Seharusnya mereka harus ingat bahwa ini merupakan masalah menyangkut jiwa manusia yang tidak bisa ditawar dengan alasan apa pun,” kata Bambang di Jakarta (11/9).

Lebih lanjut Bambang juga mendorong agar ke depan bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tersebar secara merata untuk masyarakat Jakarta.

Baca juga: Jakarta PSBB, Wagub: Angka Penularan Terus Meningkat

“Untuk urusan anggaran, jangan khawatir karena sebenarnya masih banyak anggaran untuk pemeliharaan, pembangunan infrastruktur yang bisa ditunda dan dialihkan untuk penanggulangan covid-19 ini,” tutur Bambang.

Bahkan ia menyarankan jika diperlukan, PSBB Jakarta bisa diterapkan bukan hanya 14 hari saja melainkan bisa 2 x 14 hari supaya mata rantai penularan covid-19 bisa benar-benar dikendalikan.

Sebelumnya dikabarkan, empat daerah penyangga Ibu Kota merespons keputusan Pemprov DKI Jakarta yang dianggap belum jelas dalam penerapan PSBB total.

Wali Kota Bogor Bima Arya menganggap PSBB total di Jakarta belum jelas. Oleh sebab itu, menurutnya, hasil rapat kemarin belum menghasilkan keputusan apa pun, termasuk kemungkinan daerah penyangga Ibu Kota bakal mengikuti langkah serupa dengan menerapkan PSBB Total. (OL-14)

BERITA TERKAIT